Hukum Snell adalah rumus pembiasan untuk sinar cahaya yang melintasi dari satu medium ke medium lain. Jika Anda mengetahui dua indeks bias dan satu sudut, hukum ini memberi tahu sudut lainnya.

n1sinθ1=n2sinθ2n_1 \sin \theta_1 = n_2 \sin \theta_2

Di sini n1n_1 dan n2n_2 adalah indeks bias, sedangkan θ1\theta_1 dan θ2\theta_2 diukur dari garis normal, bukan dari permukaan. Jika cahaya masuk ke medium dengan indeks bias lebih besar, sinar membelok mendekati garis normal. Jika masuk ke medium dengan indeks bias lebih kecil, sinar membelok menjauhi garis normal.

Gagasan yang sama juga menjelaskan sudut kritis. Jika cahaya berawal di medium dengan indeks bias lebih besar, ada sudut datang terbesar yang masih menghasilkan pembiasan. Di atas sudut itu, yang terjadi adalah pemantulan internal total.

Rumus hukum Snell dan arti sudut-sudutnya

Hukum Snell digunakan dalam optika geometri ketika sinar cahaya mencapai suatu batas dan masuk ke medium kedua. Secara sederhana, sinar berubah arah karena cahaya merambat dengan kecepatan berbeda di medium yang berbeda.

Urutannya penting. n1n_1 dan θ1\theta_1 milik medium awal, sedangkan n2n_2 dan θ2\theta_2 milik medium kedua. Menukarnya akan mengubah situasi fisiknya.

Cara menentukan ke mana sinar membelok

Anda sering kali bisa memprediksi arahnya sebelum melakukan aljabar.

  • Jika n2>n1n_2 > n_1, maka θ2<θ1\theta_2 < \theta_1, sehingga sinar membelok mendekati garis normal.
  • Jika n2<n1n_2 < n_1, maka θ2>θ1\theta_2 > \theta_1, sehingga sinar membelok menjauhi garis normal, asalkan pembiasan masih terjadi.

Pemeriksaan cepat ini dapat menangkap banyak kesalahan penyusunan sebelum Anda mempercayai jawaban numerik.

Sudut kritis: saat pembiasan berhenti

Sudut kritis hanya ada ketika cahaya bergerak dari medium dengan indeks bias lebih besar ke medium dengan indeks bias lebih kecil. Pada sudut itu, sinar bias akan merambat sepanjang batas, sehingga θ2=90\theta_2 = 90^\circ.

Mensubstitusikannya ke dalam hukum Snell menghasilkan

n1sinθc=n2n_1 \sin \theta_c = n_2

sehingga

sinθc=n2n1\sin \theta_c = \frac{n_2}{n_1}

Rumus ini hanya berlaku jika n1>n2n_1 > n_2. Jika n1n2n_1 \le n_2, tidak ada sudut kritis untuk arah rambat tersebut, sehingga pemantulan internal total tidak dapat terjadi dalam kasus itu.

Contoh soal: air ke udara

Misalkan cahaya bergerak dari air ke udara dengan

n1=1.33,n2=1.00,θ1=40n_1 = 1.33, \qquad n_2 = 1.00, \qquad \theta_1 = 40^\circ

Pertama gunakan hukum Snell:

1.33sin40=1.00sinθ21.33 \sin 40^\circ = 1.00 \sin \theta_2

Dengan sin400.643\sin 40^\circ \approx 0.643,

sinθ21.33×0.6430.855\sin \theta_2 \approx 1.33 \times 0.643 \approx 0.855 θ2sin1(0.855)58.8\theta_2 \approx \sin^{-1}(0.855) \approx 58.8^\circ

Jadi sudut biasnya sekitar 58.858.8^\circ. Nilai ini lebih besar daripada sudut datang, yang masuk akal karena cahaya bergerak dari indeks bias lebih besar ke lebih kecil dan membelok menjauhi garis normal.

Sekarang cari sudut kritis untuk pasangan medium yang sama:

sinθc=1.001.330.752\sin \theta_c = \frac{1.00}{1.33} \approx 0.752 θcsin1(0.752)48.8\theta_c \approx \sin^{-1}(0.752) \approx 48.8^\circ

Karena 40<48.840^\circ < 48.8^\circ, sinar dibiaskan ke udara. Jika sudut datang lebih besar dari sekitar 48.848.8^\circ, susunan air-ke-udara ini akan menghasilkan pemantulan internal total.

Kesalahan umum dalam soal hukum Snell

  • Mengukur sudut dari permukaan, bukan dari garis normal.
  • Menukar n1n_1 dan n2n_2 setelah diagram sudah ditetapkan.
  • Menganggap cahaya selalu membelok mendekati garis normal.
  • Menggunakan rumus sudut kritis ketika cahaya masuk ke medium dengan indeks bias lebih besar, bukan keluar darinya.
  • Menerima nilai sinus yang lebih besar dari 11 sebagai hasil pembiasan biasa, alih-alih menyadari bahwa seharusnya terjadi pemantulan internal total.

Di mana hukum Snell digunakan

Hukum Snell muncul dalam soal optika dasar yang melibatkan permukaan air, balok kaca, prisma, lensa, dan serat optik. Hukum ini juga menjelaskan mengapa sedotan terlihat bengkok di dalam air dan mengapa serat optik dapat menjebak cahaya.

Untuk sebagian besar soal fisika pengantar, hukum ini adalah alat pertama yang digunakan setiap kali sinar melintasi batas antara dua medium.

Coba Soal Serupa

Misalkan cahaya berawal di kaca dengan n1=1.50n_1 = 1.50 dan masuk ke udara dengan n2=1.00n_2 = 1.00. Pertama cari sudut kritisnya, lalu tentukan apakah sudut datang 3535^\circ menghasilkan pembiasan atau pemantulan internal total.

Butuh bantuan mengerjakan soal?

Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.

Buka GPAI Solver →