Teorema Sisa memungkinkan Anda mencari sisa pembagian polinomial tanpa melakukan pembagian panjang. Jika Anda membagi P(x)P(x) dengan xax-a, sisanya adalah P(a)P(a).

Ini hanya berlaku ketika pembagi ditulis dalam bentuk xax-a. Untuk x3x-3, gunakan a=3a=3. Untuk x+2x+2, gunakan a=2a=-2.

Pernyataan Teorema Sisa

Jika sebuah polinomial P(x)P(x) dibagi oleh xax-a, maka

remainder=P(a)\text{remainder} = P(a)

Inilah inti lengkap dari teorema tersebut. Soal pembagian berubah menjadi soal substitusi.

Mengapa Sisanya Adalah P(a)P(a)

Saat Anda membagi polinomial P(x)P(x) dengan bentuk linear xax-a, algoritma pembagian menyatakan

P(x)=(xa)Q(x)+rP(x) = (x-a)Q(x) + r

dengan Q(x)Q(x) sebagai hasil bagi dan rr sebagai sisa. Karena pembagi berderajat 11, sisa harus berderajat kurang dari 11, jadi rr hanyalah sebuah konstanta.

Sekarang substitusikan x=ax=a:

P(a)=(aa)Q(a)+r=0+r=rP(a) = (a-a)Q(a) + r = 0 + r = r

Jadi sisanya adalah P(a)P(a).

Contoh Soal: Dibagi Dengan x2x-2

Tentukan sisa ketika

P(x)=x3+2x25x+1P(x) = x^3 + 2x^2 - 5x + 1

dibagi oleh x2x-2.

Karena pembaginya adalah x2x-2, gunakan a=2a=2. Lalu hitung P(2)P(2):

P(2)=23+2(22)5(2)+1P(2) = 2^3 + 2(2^2) - 5(2) + 1 =8+810+1=7= 8 + 8 - 10 + 1 = 7

Jadi sisanya adalah

77

Anda tidak perlu mencari hasil baginya untuk menjawab soal ini. Setelah mendapatkan P(2)P(2), Anda sudah memperoleh sisanya.

Cara Menggunakan Teorema Sisa

Untuk sebagian besar soal, langkahnya singkat:

  1. Tulis ulang pembagi dalam bentuk xax-a.
  2. Tentukan nilai aa dengan benar.
  3. Hitung P(a)P(a).
  4. Nyatakan nilai itu sebagai sisa.

Jika P(a)=0P(a)=0, sisanya nol, yang berarti xax-a membagi polinomial secara tepat.

Hubungannya Dengan Teorema Faktor

Teorema Faktor adalah akibat langsung dari Teorema Sisa.

Jika

P(a)=0P(a)=0

maka sisa pembagian oleh xax-a adalah 00, sehingga xax-a merupakan faktor dari P(x)P(x).

Jadi Teorema Sisa memberi tahu Anda sisa dalam setiap kasus, sedangkan Teorema Faktor berfokus pada kasus khusus ketika sisanya nol.

Kesalahan Umum yang Dilakukan Siswa

Menggunakan Tanda yang Salah untuk aa

Untuk x4x-4, gunakan a=4a=4. Untuk x+4x+4, gunakan a=4a=-4. Ini adalah kesalahan yang paling umum.

Lupa Bahwa Pembagi Harus Sesuai Dengan xax-a

Teorema ini dinyatakan untuk pembagi berbentuk xax-a. Jika pembaginya adalah 2x32x-3, Anda tidak bisa langsung memasukkan 33 lalu menyebutnya sebagai sisa.

Untuk pembagi seperti 2x32x-3, tentukan dulu 2x3=02x-3=0, sehingga x=32x=\frac{3}{2}. Lalu sisanya adalah P(32)P\left(\frac{3}{2}\right) karena sisa tetap berupa konstanta saat membagi dengan polinomial linear.

Tertukar Antara Hasil Bagi dan Sisa

P(a)P(a) hanya memberikan sisa. Nilai itu tidak memberikan hasil bagi.

Kapan Teorema Sisa Berguna

Biasanya Anda akan menemukannya saat ingin:

  • mencari sisa pembagian polinomial dengan cepat
  • memeriksa apakah suatu bentuk linear mungkin merupakan faktor
  • menghubungkan nilai substitusi dengan pembagian sintetis
  • menghindari pembagian panjang polinomial penuh pada kasus sederhana

Coba Soal Serupa

Ambil

P(x)=2x33x+5P(x) = 2x^3 - 3x + 5

dan tentukan sisanya saat dibagi oleh x+1x+1. Mulailah dengan menulis ulang pembagi sebagai x(1)x-(-1), sehingga Anda tahu bahwa yang harus dihitung adalah P(1)P(-1). Jika ingin memeriksa jawaban, bandingkan dengan pembagian sintetis dan pastikan sisanya sama.

Butuh bantuan mengerjakan soal?

Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.

Buka GPAI Solver →