Neraca massa, yang juga disebut neraca material, adalah aturan bahwa massa yang masuk ke suatu sistem dikurangi massa yang keluar harus sesuai dengan apa yang terakumulasi di dalamnya. Dalam teknik kimia, ini adalah titik awal untuk menganalisis mixer, separator, reaktor, evaporator, dan tangki penyimpanan.
Gagasan intinya adalah kekekalan massa. Untuk massa total, proses kimia biasa tidak menciptakan atau memusnahkan massa, sehingga setiap selisih antara aliran masuk dan keluar harus muncul sebagai akumulasi. Untuk neraca komponen seperti air, garam, atau etanol, reaksi dapat menghasilkan atau mengonsumsi komponen tertentu itu meskipun massa total tetap kekal.
Persamaan Neraca Massa: Bentuk Dasar
Tempat paling aman untuk memulai adalah persamaan neraca umum:
Persamaan itu hanya bekerja jika Anda terlebih dahulu menyatakan apa yang sedang Anda neracakan.
- Untuk massa total, suku pembangkitan dan konsumsi bernilai nol dalam soal teknik kimia biasa, sehingga
- Untuk neraca komponen, pembangkitan dan konsumsi dapat bernilai tidak nol jika terjadi reaksi.
Jika proses berada pada keadaan tunak, suku akumulasi bernilai nol. Maka persamaannya menjadi
Jika sistem sedang terisi, terkuras, atau berubah terhadap waktu, jangan hilangkan suku akumulasi.
Apa yang Sebenarnya Dilakukan Neraca Massa
Neraca massa adalah pembukuan fisik. Anda menggambar batas di sekitar bagian proses yang ingin Anda perhatikan dan melacak apa yang melintasi batas itu.
Dalam kebanyakan soal pemula, tiga pertanyaan sudah cukup:
- Apa yang melintasi batas masuk?
- Apa yang melintasi batas keluar?
- Apakah ada sesuatu yang terakumulasi, dihasilkan, atau dikonsumsi di dalam?
Jika jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu jelas, aljabarnya biasanya langsung.
Contoh Dikerjakan: Pencampuran Keadaan Tunak
Misalkan sebuah mixer menerima:
- larutan garam yang mengandung garam berdasarkan massa
- air murni
Asumsikan keadaan tunak dan tidak ada reaksi. Tentukan laju alir keluar dan komposisi garam pada aliran keluar.
Langkah 1: Lakukan neraca massa keseluruhan
Pada keadaan tunak, akumulasi total bernilai nol, sehingga
Total aliran masuk adalah
Jadi laju alir keluar adalah
Langkah 2: Lakukan neraca komponen garam
Hanya aliran pertama yang mengandung garam. Laju alir garamnya adalah
Aliran air menyumbang garam. Karena tidak ada reaksi dan tidak ada akumulasi garam,
Langkah 3: Ubah menjadi komposisi aliran keluar
Fraksi massa garam pada aliran keluar adalah
Jadi aliran keluar mengandung sekitar garam berdasarkan massa.
Ini adalah pola standar dalam banyak soal proses: neraca massa keseluruhan memberikan laju alir total, dan neraca komponen memberikan komposisinya.
Kesalahan Umum dalam Neraca Massa
Mencampuradukkan massa total dan neraca komponen
Untuk massa total, reaksi tidak menciptakan atau memusnahkan massa dalam proses kimia biasa. Untuk suatu komponen, reaksi dapat menghasilkan atau mengonsumsi komponen itu. Jika Anda memakai bentuk yang salah, seluruh penyusunan soal akan rusak.
Mengasumsikan keadaan tunak tanpa memeriksa
Keadaan tunak berarti tidak ada akumulasi terhadap waktu. Tangki yang sedang terisi atau terkuras biasanya bukan pada keadaan tunak. Jika kondisi berubah, suku akumulasi harus tetap ada dalam neraca.
Melupakan basis
Neraca massa memerlukan basis yang jelas seperti per jam, per batch, atau per umpan. Banyak jawaban salah berasal dari satuan yang tidak konsisten, bukan dari kimia yang sulit.
Menulis satu neraca ketika sebenarnya perlu dua
Neraca keseluruhan saja sering tidak cukup untuk menentukan komposisi. Jika Anda memerlukan laju alir dan komposisi sekaligus, biasanya Anda memerlukan satu neraca keseluruhan ditambah setidaknya satu neraca komponen.
Di Mana Neraca Massa Digunakan
Neraca massa digunakan di seluruh bidang teknik kimia:
- menentukan ukuran dan memeriksa mixer serta splitter
- melacak kehilangan pelarut dalam proses pemisahan
- menganalisis reaktor bersama stoikiometri
- memperkirakan aliran recycle dan purge
- memeriksa aliran lingkungan seperti polutan dalam air atau udara
Neraca massa juga menjadi titik awal untuk neraca energi, pengendalian proses, dan rekonsiliasi data pabrik.
Cara Sederhana Menyusun Soal Neraca Massa
Ketika suatu soal terlihat rumit, gunakan urutan ini:
- Gambar batas sistem.
- Beri label semua laju alir dan komposisi aliran yang diketahui.
- Pilih basis dan jaga agar satuan tetap konsisten.
- Tentukan apakah proses berada pada keadaan tunak.
- Tulis satu neraca keseluruhan lalu neraca komponen yang diperlukan.
Metode itu lebih andal daripada mencoba menghafal rumus khusus untuk setiap jenis proses.
Coba Soal Neraca Massa yang Mirip
Coba ubah contoh tadi sehingga aliran masuk kedua bukan air murni, melainkan larutan garam dengan kandungan garam berdasarkan massa. Gunakan struktur dua langkah yang sama: tulis satu neraca massa keseluruhan untuk mendapatkan laju alir keluar, lalu tulis satu neraca garam untuk mendapatkan komposisi aliran keluar.
Butuh bantuan mengerjakan soal?
Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.
Buka GPAI Solver →