Berikut adalah rumus volume utama untuk bangun ruang 3D yang umum: prisma dan tabung menggunakan luas alas kali tinggi, limas dan kerucut menggunakan sepertiga dari pola itu, dan bola menggunakan rumus yang berbasis jari-jari. Setelah Anda melihat strukturnya, rumus-rumus ini akan lebih mudah dipahami dan diingat.
Rumus Volume untuk Bangun Ruang 3D yang Umum
| Bangun ruang | Rumus volume | Hal yang perlu diketahui |
|---|---|---|
| Balok | Panjang, lebar, dan tinggi | |
| Kubus | Semua rusuk memiliki panjang yang sama | |
| Prisma apa pun | adalah luas alas | |
| Tabung | Sama seperti karena alasnya berbentuk lingkaran | |
| Limas apa pun | Sepertiga dari prisma dengan alas dan tinggi yang sama | |
| Kerucut | Sepertiga dari tabung dengan alas dan tinggi yang sama | |
| Bola | Menggunakan jari-jari, bukan tinggi |
Untuk limas dan kerucut, berarti tinggi tegak lurus. Jika soal memberikan tinggi miring, nilai itu tidak langsung dimasukkan ke dalam rumus volume.
Mengapa Sebagian Besar Rumus Volume Mengikuti Pola yang Sama
Gagasan paling sederhananya adalah ini:
Di sini, berarti luas alas, dan adalah tinggi yang diukur tegak lurus dari alas tersebut.
Satu pola ini menjelaskan beberapa rumus sekaligus. Balok menggunakan alas berbentuk persegi panjang, jadi dan rumusnya menjadi . Tabung menggunakan alas berbentuk lingkaran, jadi dan rumusnya menjadi .
Limas dan kerucut menggunakan gagasan alas dan tinggi yang sama, tetapi volumenya hanya sepertiga dari prisma atau tabung yang sesuai:
Bola adalah bangun ruang umum utama yang tidak mengikuti pola luas alas kali tinggi, sehingga rumusnya perlu diingat secara terpisah.
Contoh Soal: Mencari Volume Kerucut
Carilah volume sebuah kerucut dengan jari-jari cm dan tinggi cm.
Gunakan rumus kerucut:
Substitusikan nilainya:
Sederhanakan:
Jadi volumenya adalah , yaitu sekitar .
Contoh ini berguna karena tabung yang sesuai dengan jari-jari dan tinggi yang sama akan memiliki volume . Volume kerucut tepat sepertiga dari itu, sehingga ini menjadi pemeriksaan cepat yang baik.
Kesalahan Umum dalam Rumus Volume
- Menggunakan diameter saat rumus memerlukan jari-jari. Jika yang diberikan adalah , ubah dulu dengan .
- Menggunakan tinggi miring untuk kerucut atau limas. Volume menggunakan tinggi tegak lurus.
- Tertukar antara luas permukaan dan volume. Volume menjawab berapa banyak ruang di dalam, bukan seberapa besar bagian luar yang menutupi.
- Lupa menuliskan satuan kubik. Volume harus ditulis dalam satuan seperti , , atau .
- Menganggap sebagai panjang sisi, bukan luas alas. Dalam , sudah berupa luas.
Kapan Menggunakan Rumus Volume
Rumus volume digunakan saat Anda perlu mengetahui kapasitas atau ukuran bagian dalam suatu benda 3D. Di kelas, ini biasanya berarti soal geometri. Di luar kelas, gagasan yang sama muncul saat memperkirakan berapa banyak isi yang dapat ditampung sebuah kotak, berapa banyak cairan yang muat dalam tangki, atau berapa banyak bahan yang mengisi sebuah wadah.
Kondisinya juga penting: rumus hanya seakurat model bentuknya. Jika benda nyata hanya kira-kira berbentuk tabung atau bola, hasilnya juga merupakan perkiraan.
Coba Versi Anda Sendiri
Pilih sebuah tabung dengan jari-jari satuan dan tinggi satuan, lalu carilah volumenya. Setelah itu, gunakan alas dan tinggi yang sama tetapi ubah menjadi kerucut. Melihat kedua jawaban itu berdampingan adalah salah satu cara tercepat untuk membuat rumus-rumus ini melekat.
Butuh bantuan mengerjakan soal?
Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.
Buka GPAI Solver →