Matematika GRE berarti bagian Quantitative Reasoning pada GRE General Test. Bagian ini terutama menguji aritmetika, aljabar, geometri, dan analisis data, tetapi bagian yang lebih sulit biasanya adalah memilih penyusunan yang tepat dengan cepat dan menghindari asumsi jebakan.

Jika ingin versi singkatnya, fokuslah pada tiga hal: topik utama GRE quant, sejumlah kecil rumus bernilai tinggi, dan strategi seperti estimasi atau uji kasus saat aljabar eksak lebih lambat daripada yang diperlukan.

Topik Matematika GRE yang Benar-Benar Perlu Anda Kuasai

Sebagian besar soal GRE quant menggunakan matematika yang sudah familiar. Yang berubah adalah cara soal ditulis, tekanan waktu, dan kebutuhan untuk menyadari fakta mana yang tidak diberikan.

Aritmetika dan Sifat Bilangan

Ini mencakup bilangan bulat, faktor, kelipatan, sisa, eksponen, akar, desimal, pecahan, persen, rasio, laju, nilai mutlak, dan estimasi. Banyak soal GRE berada di area ini karena menguji apakah Anda bisa menerjemahkan bahasa sehari-hari menjadi penyusunan yang rapi.

Aljabar

Harapkan persamaan, pertidaksamaan, penyederhanaan ekspresi, eksponen, penyusunan soal cerita, geometri koordinat, dan penalaran kuadrat dasar. Aljabarnya sering kali langsung begitu hubungan antarbesaran ditulis dengan benar.

Geometri

Konsep-konsep umum tetap penting: garis, sudut, segitiga, lingkaran, poligon, luas, keliling, volume, dan teorema Pythagoras. Kebiasaan penting di GRE adalah tidak mempercayai gambar kecuali informasinya memang dinyatakan.

Analisis Data

Area ini mencakup tabel, grafik, rata-rata, median, modus, jangkauan, simpangan baku, persentil, dan probabilitas dasar. Soal-soal ini sering lebih menghargai pembacaan yang teliti daripada perhitungan yang berat.

Rumus Matematika GRE yang Layak Diketahui

Matematika GRE bukan ajang adu banyak rumus. Namun, daftar singkat rumus yang andal membuat soal-soal umum jauh lebih cepat dikerjakan.

  • Rata-rata: average=sum of valuesnumber of values\text{average} = \frac{\text{sum of values}}{\text{number of values}}
  • Perubahan persentase: percent change=newoldold×100%\text{percent change} = \frac{\text{new} - \text{old}}{\text{old}} \times 100\%
  • Hubungan laju: d=rtd = rt
  • Probabilitas dasar: P(A)=favorable outcomestotal outcomesP(A) = \frac{\text{favorable outcomes}}{\text{total outcomes}}, tetapi hanya ketika semua hasil sama mungkin terjadi
  • Luas persegi panjang: A=lwA = lw
  • Luas segitiga: A=12bhA = \frac{1}{2}bh
  • Luas lingkaran: A=πr2A = \pi r^2
  • Keliling lingkaran: C=2πrC = 2\pi r
  • Hubungan segitiga siku-siku: a2+b2=c2a^2 + b^2 = c^2, tetapi hanya untuk segitiga siku-siku

Inti praktisnya bukan menghafal rumus-rumus ini secara terpisah. Anda perlu menghubungkan setiap rumus dengan jenis soal yang memicunya dan dengan syarat yang membuatnya tetap valid.

Strategi GRE Quant yang Menghemat Waktu

Sederhanakan Sebelum Menghitung

Banyak soal GRE terlihat penuh perhitungan, tetapi menjadi lebih mudah setelah difaktorkan, dicoret, atau ditulis ulang. Jika strukturnya menjadi lebih sederhana, aritmetikanya biasanya ikut lebih mudah.

Uji Kasus Saat Variabel Belum Terkunci

Ini sangat berguna terutama pada soal quantitative comparison dan aljabar abstrak. Jika suatu variabel bisa bernilai positif, negatif, pecahan, atau lebih besar dari 11, cobalah nilai dari rentang sah yang berbeda dan lihat apakah hubungannya berubah.

Lakukan Estimasi Saat Perhitungan Eksak Tidak Diperlukan

Jika pilihan jawaban berjauhan, perbandingan kasar bisa saja sudah cukup. Estimasi juga merupakan cara yang baik untuk memeriksa apakah perhitungan rinci Anda mulai melenceng.

Gunakan Kalkulator Secara Selektif

Kalkulator dapat membantu untuk aritmetika yang rumit, tetapi biasanya lebih lambat daripada penalaran pada aljabar yang rapi, pecahan, atau sifat bilangan sederhana. Gunakan setelah Anda memutuskan apa yang perlu dihitung, bukan sebelumnya.

Contoh Dikerjakan: GRE Quantitative Comparison

Soal quantitative comparison meminta Anda membandingkan dua kuantitas dan memutuskan apakah salah satunya lebih besar, apakah keduanya sama, atau apakah hubungannya tidak dapat ditentukan.

Misalkan soalnya berbunyi:

Jika xx positif, bandingkan

  • Kuantitas A: xx
  • Kuantitas B: x2x^2

Sekilas, Anda mungkin tergoda untuk langsung membayangkan hasil kuadrat dan menebak bahwa Kuantitas B lebih besar. Namun, syaratnya hanya mengatakan x>0x > 0. Soal itu tidak mengatakan bahwa x>1x > 1.

Jadi, ujilah beberapa kasus yang sah.

Jika x=2x = 2, maka

x=2andx2=4x = 2 \quad \text{and} \quad x^2 = 4

jadi Kuantitas B lebih besar.

Namun jika x=12x = \frac{1}{2}, maka

x=12andx2=14x = \frac{1}{2} \quad \text{and} \quad x^2 = \frac{1}{4}

jadi Kuantitas A lebih besar.

Kedua nilai tersebut memenuhi syarat x>0x > 0, tetapi menghasilkan perbandingan yang berbeda. Artinya, hubungan tersebut tidak dapat ditentukan dari informasi yang diberikan.

Inilah cara berpikir yang sangat khas GRE. Anda tidak selalu memerlukan penurunan yang panjang. Terkadang langkah tercepat yang benar adalah menyadari bahwa syarat soal masih membuka kemungkinan untuk beberapa kasus berbeda.

Kesalahan Umum dalam Matematika GRE

Menghafal Rumus Tanpa Syaratnya

Mengetahui a2+b2=c2a^2 + b^2 = c^2 tidak membantu kecuali segitiganya siku-siku. Mengetahui rumus probabilitas dasar juga tidak membantu kecuali semua hasil sama mungkin terjadi. Di GRE, syarat yang hilang sering kali justru menjadi inti jebakannya.

Menyelesaikan Lebih dari yang Ditanyakan

Dalam quantitative comparison, Anda sedang membandingkan dua kuantitas, bukan selalu mencari nilai tepatnya. Jika jalan pintas sudah cukup untuk menetapkan perbandingan, berhentilah di situ.

Terlalu Percaya pada Diagram

Gambar geometri dapat membantu Anda memvisualisasikan penyusunan soal, tetapi ukuran yang Anda gunakan harus berasal dari informasi yang dinyatakan dan fakta geometri, bukan dari tampilan gambar.

Terlalu Cepat Mengambil Kalkulator

Kalkulator tidak memperbaiki penyusunan yang lemah. Jika terjemahan dari kata-kata ke matematika sudah salah, aritmetika yang lebih cepat hanya akan membawa Anda ke jawaban yang salah lebih cepat.

Kapan Keterampilan Matematika GRE Ini Penting

Keterampilan ini penting saat belajar maupun pada hari ujian. Saat latihan, keterampilan ini membantu Anda mendiagnosis apakah kesalahan berasal dari materi, penyusunan, atau pengaturan waktu. Saat ujian, keterampilan ini membantu Anda memutuskan kapan harus menulis persamaan, kapan harus mengestimasi, dan kapan harus menguji kasus.

Itulah sebabnya persiapan matematika GRE yang kuat biasanya terasa bukan seperti mengumpulkan trik, melainkan membangun proses pengambilan keputusan yang andal.

Coba Soal Matematika GRE yang Mirip

Ambil contoh yang sudah dikerjakan tadi lalu ubah syaratnya dari x>0x > 0 menjadi x>1x > 1. Bandingkan lagi xx dan x2x^2, lalu tanyakan apa yang berubah. Jika ingin melangkah lebih jauh, coba gunakan soal GRE quant Anda sendiri yang pernah salah dalam pemecah langkah demi langkah dan lihat apakah masalah sebenarnya ada pada materi atau strategi.

Butuh bantuan mengerjakan soal?

Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.

Buka GPAI Solver →