Ringkasan rumus trigonometri ini memuat identitas yang paling sering digunakan siswa: definisi dasar, identitas resiprokal dan Pythagoras, serta rumus untuk penjumlahan, pengurangan, sudut ganda, dan sudut setengah.

Cara yang berguna untuk memahami rumus trigonometri adalah melihat bahwa semuanya saling terhubung, bukan acak. Definisi segitiga siku-siku menjelaskan perbandingan, dan lingkaran satuan menjelaskan mengapa hubungan yang sama terus muncul untuk sudut berapa pun.

Rumus Inti Trigonometri yang Benar-Benar Dipakai

Untuk sudut segitiga siku-siku θ\theta:

sin⁡θ=oppositehypotenuse,cos⁡θ=adjacenthypotenuse,tan⁡θ=oppositeadjacent\sin \theta = \frac{\text{opposite}}{\text{hypotenuse}}, \quad \cos \theta = \frac{\text{adjacent}}{\text{hypotenuse}}, \quad \tan \theta = \frac{\text{opposite}}{\text{adjacent}}

Jika cos⁡θ≠0\cos \theta \ne 0, tangen adalah hasil bagi sinus dan cosinus:

tan⁡θ=sin⁡θcos⁡θ\tan \theta = \frac{\sin \theta}{\cos \theta}

Fungsi resiprokalnya adalah:

csc⁡θ=1sin⁡θ,sec⁡θ=1cos⁡θ,cot⁡θ=1tan⁡θ=cos⁡θsin⁡θ\csc \theta = \frac{1}{\sin \theta}, \quad \sec \theta = \frac{1}{\cos \theta}, \quad \cot \theta = \frac{1}{\tan \theta} = \frac{\cos \theta}{\sin \theta}

Definisi dasar ini berlaku langsung pada segitiga siku-siku. Untuk soal trigonometri yang lebih luas, hubungan yang sama biasanya ditafsirkan melalui lingkaran satuan.

Identitas Pythagoras

Inilah identitas yang terus muncul saat kamu menyederhanakan bentuk:

sin⁡2θ+cos⁡2θ=1\sin^2 \theta + \cos^2 \theta = 1 1+tan⁡2θ=sec⁡2θwhen cos⁡θ≠01 + \tan^2 \theta = \sec^2 \theta \quad \text{when } \cos \theta \ne 0 1+cot⁡2θ=csc⁡2θwhen sin⁡θ≠01 + \cot^2 \theta = \csc^2 \theta \quad \text{when } \sin \theta \ne 0

Identitas pertama adalah yang utama. Dua identitas lainnya berasal dari pembagian dengan cos⁡2θ\cos^2 \theta atau sin⁡2θ\sin^2 \theta, jadi syarat pada penyebut itu penting.

Rumus Jumlah dan Selisih Sudut

Gunakan rumus ini saat kamu menulis ulang sebuah sudut sebagai dua sudut yang lebih mudah lalu dijumlahkan atau dikurangkan:

sin⁡(α+β)=sin⁡αcos⁡β+cos⁡αsin⁡β\sin(\alpha + \beta) = \sin \alpha \cos \beta + \cos \alpha \sin \beta sin⁡(α−β)=sin⁡αcos⁡β−cos⁡αsin⁡β\sin(\alpha - \beta) = \sin \alpha \cos \beta - \cos \alpha \sin \beta cos⁡(α+β)=cos⁡αcos⁡β−sin⁡αsin⁡β\cos(\alpha + \beta) = \cos \alpha \cos \beta - \sin \alpha \sin \beta cos⁡(α−β)=cos⁡αcos⁡β+sin⁡αsin⁡β\cos(\alpha - \beta) = \cos \alpha \cos \beta + \sin \alpha \sin \beta tan⁡(α+β)=tan⁡α+tan⁡β1−tan⁡αtan⁡β\tan(\alpha + \beta) = \frac{\tan \alpha + \tan \beta}{1 - \tan \alpha \tan \beta} tan⁡(α−β)=tan⁡α−tan⁡β1+tan⁡αtan⁡β\tan(\alpha - \beta) = \frac{\tan \alpha - \tan \beta}{1 + \tan \alpha \tan \beta}

Untuk tangen, penyebut tidak boleh bernilai 00, dan setiap nilai tangen yang digunakan harus terdefinisi.

Rumus Sudut Ganda dan Sudut Setengah

Rumus sudut ganda berguna saat sudut yang sama muncul dua kali:

sin⁡(2θ)=2sin⁡θcos⁡θ\sin(2\theta) = 2 \sin \theta \cos \theta cos⁡(2θ)=cos⁡2θ−sin⁡2θ\cos(2\theta) = \cos^2 \theta - \sin^2 \theta

Bentuk cosinus yang ekuivalen adalah:

cos⁡(2θ)=2cos⁡2θ−1=1−2sin⁡2θ\cos(2\theta) = 2\cos^2 \theta - 1 = 1 - 2\sin^2 \theta tan⁡(2θ)=2tan⁡θ1−tan⁡2θ\tan(2\theta) = \frac{2\tan \theta}{1 - \tan^2 \theta}

Rumus sudut setengah adalah:

sin⁡(θ2)=±1−cos⁡θ2\sin\left(\frac{\theta}{2}\right) = \pm \sqrt{\frac{1 - \cos \theta}{2}} cos⁡(θ2)=±1+cos⁡θ2\cos\left(\frac{\theta}{2}\right) = \pm \sqrt{\frac{1 + \cos \theta}{2}} tan⁡(θ2)=sin⁡θ1+cos⁡θ=1−cos⁡θsin⁡θ\tan\left(\frac{\theta}{2}\right) = \frac{\sin \theta}{1 + \cos \theta} = \frac{1 - \cos \theta}{\sin \theta}

Untuk rumus sudut setengah yang berbentuk akar, tandanya bergantung pada kuadran dari θ/2\theta/2.

Contoh Soal: Cari sin⁡75∘\sin 75^\circ

Tulis 75∘75^\circ sebagai 45∘+30∘45^\circ + 30^\circ lalu gunakan rumus jumlah sudut:

sin⁡(75∘)=sin⁡(45∘+30∘)\sin(75^\circ) = \sin(45^\circ + 30^\circ) =sin⁡45∘cos⁡30∘+cos⁡45∘sin⁡30∘= \sin 45^\circ \cos 30^\circ + \cos 45^\circ \sin 30^\circ

Sekarang substitusikan nilai sudut istimewa yang sudah diketahui:

=(22)(32)+(22)(12)= \left(\frac{\sqrt{2}}{2}\right)\left(\frac{\sqrt{3}}{2}\right) + \left(\frac{\sqrt{2}}{2}\right)\left(\frac{1}{2}\right) =64+24=6+24= \frac{\sqrt{6}}{4} + \frac{\sqrt{2}}{4} = \frac{\sqrt{6} + \sqrt{2}}{4}

Inilah pola utama dalam soal trigonometri nilai eksak: pecah sudut yang lebih sulit menjadi sudut-sudut yang sudah dikenal, lalu terapkan satu rumus dengan cermat.

Kesalahan Umum dalam Rumus Trigonometri

  1. Mencampuradukkan identitas dan persamaan. Identitas benar untuk setiap sudut saat kedua ruas terdefinisi. Persamaan seperti sin⁡θ=12\sin \theta = \frac{1}{2} hanya benar untuk sudut-sudut tertentu.
  2. Lupa syarat domain. tan⁡θ\tan \theta, sec⁡θ\sec \theta, dan rumus yang dibangun dari keduanya tidak terdefinisi saat cos⁡θ=0\cos \theta = 0.
  3. Menghilangkan tanda pada rumus sudut setengah. Tanda ±\pm ditentukan oleh kuadran θ/2\theta/2, bukan hanya oleh tanda θ\theta.
  4. Menyalin tanda yang salah pada rumus sudut. Rumus cosinus sangat mudah tertukar tandanya.
  5. Menggunakan definisi segitiga siku-siku di luar konteksnya tanpa beralih ke sudut pandang lingkaran satuan. Untuk sudut di luar sudut lancip segitiga, lingkaran satuan adalah interpretasi yang lebih aman.

Kapan Rumus Trigonometri Digunakan

Rumus-rumus ini digunakan untuk menyederhanakan bentuk trigonometri, menyelesaikan persamaan trigonometri, mencari nilai eksak, dan mendukung materi kalkulus seperti turunan, integral, dan substitusi. Rumus ini juga muncul dalam fisika dan teknik setiap kali suatu masalah melibatkan rotasi, gelombang, osilasi, atau gerak periodik.

Dalam praktiknya, alurnya biasanya seperti ini: kenali polanya, periksa syaratnya, pilih identitas yang sesuai, lalu sederhanakan cukup pelan agar tandanya tetap benar.

Coba Soal Serupa

Coba cari cos⁡15∘\cos 15^\circ dengan menulis 15∘15^\circ sebagai 45∘−30∘45^\circ - 30^\circ. Jika hasilmu eksak dan positif, berarti kamu menggunakan ringkasan ini dengan benar.

Butuh bantuan mengerjakan soal?

Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.

Buka GPAI Solver →