Trigonometri adalah cabang matematika yang menghubungkan sudut dengan panjang. Jika Anda perlu mencari sisi atau sudut yang belum diketahui pada segitiga siku-siku, trigonometri biasanya menjadi alat yang digunakan. Gagasan yang sama juga meluas ke lingkaran satuan, rotasi, dan pola berulang seperti gelombang.

Sebagian besar siswa mulai dengan tiga fungsi: sinus, cosinus, dan tangen. Untuk sudut lancip θ\theta pada segitiga siku-siku,

sinθ=oppositehypotenuse,cosθ=adjacenthypotenuse,tanθ=oppositeadjacent\sin \theta = \frac{\text{opposite}}{\text{hypotenuse}}, \quad \cos \theta = \frac{\text{adjacent}}{\text{hypotenuse}}, \quad \tan \theta = \frac{\text{opposite}}{\text{adjacent}}

Jika cosθ0\cos \theta \ne 0, maka

tanθ=sinθcosθ\tan \theta = \frac{\sin \theta}{\cos \theta}

Gagasan utamanya lebih sederhana daripada rumusnya: segitiga-segitiga dengan sudut yang sama memiliki perbandingan sisi yang sama. Itulah sebabnya nilai trigonometri bergantung pada sudut, bukan pada ukuran segitiganya.

Apa Arti Trigonometri Dalam Praktik

Pada segitiga siku-siku, trigonometri memungkinkan Anda menghubungkan satu sudut dengan sepasang panjang sisi. Setelah Anda memilih sudutnya, nama sisi menjadi relatif terhadap sudut tersebut.

  • Sisi depan adalah sisi yang berhadapan dengan sudut.
  • Sisi samping adalah sisi yang berada di sebelah sudut, tetapi bukan hipotenusa.
  • Hipotenusa adalah sisi terpanjang, yang berhadapan dengan sudut siku-siku.

Jika Anda beralih ke sudut lain pada segitiga yang sama, sisi depan dan sisi samping juga bisa bertukar. Ini adalah sumber kesalahan yang umum.

Mengapa Sinus, Cosinus, dan Tangen Tetap Konstan

Jika dua segitiga siku-siku memiliki sudut lancip yang sama, maka keduanya sebangun. Panjang sisinya mungkin berbeda, tetapi sisi-sisi yang bersesuaian berubah dengan faktor skala yang sama. Karena itu, perbandingannya tetap sama.

Itulah sebabnya sin30\sin 30^\circ atau cos60\cos 60^\circ memiliki satu nilai tetap. Segitiganya bisa menjadi lebih besar atau lebih kecil, tetapi perbandingannya tidak berubah selama sudutnya tetap sama.

Sekilas Tentang Sinus, Cosinus, dan Tangen

Setiap perbandingan membandingkan pasangan sisi yang berbeda:

  • sinθ\sin \theta membandingkan sisi depan dengan hipotenusa.
  • cosθ\cos \theta membandingkan sisi samping dengan hipotenusa.
  • tanθ\tan \theta membandingkan sisi depan dengan sisi samping.

SOHCAHTOA dapat membantu Anda mengingat polanya, tetapi itu baru membantu setelah Anda memberi label sisi dengan benar.

Contoh Soal: Mencari Tinggi Gedung

Misalkan Anda berdiri sejauh 2020 meter dari sebuah gedung di tanah datar dan sudut elevasi ke puncaknya adalah 3535^\circ. Jika tinggi mata diabaikan, berapa tinggi gedung tersebut?

Ini adalah soal segitiga siku-siku. Jarak horizontal adalah sisi samping, dan tinggi gedung adalah sisi depan. Karena kita mengetahui sudut dan sisi samping, tangen adalah pilihan yang paling sesuai:

tan35=height20\tan 35^\circ = \frac{\text{height}}{20}

Selesaikan untuk tinggi:

height=20tan35\text{height} = 20 \tan 35^\circ

Dengan menggunakan kalkulator dalam mode derajat,

height20(0.7002)14.0\text{height} \approx 20(0.7002) \approx 14.0

Jadi tinggi gedung tersebut sekitar 1414 meter dalam kondisi itu.

Pola umumnya sederhana: tentukan sisi yang diketahui, tentukan sudutnya, pilih perbandingan trigonometri yang menghubungkan keduanya, lalu selesaikan.

Di Mana Lingkaran Satuan Berperan

Segitiga siku-siku adalah titik awal, bukan keseluruhan cerita. Untuk bekerja dengan sudut yang lebih besar dari 9090^\circ, sudut negatif, atau satu putaran penuh, trigonometri diperluas ke lingkaran satuan.

Pada lingkaran satuan, titik pada sudut θ\theta adalah

(cosθ,sinθ)(\cos \theta, \sin \theta)

Jadi cosinus adalah koordinat horizontal dan sinus adalah koordinat vertikal. Inilah sebabnya fungsi yang sama juga menggambarkan gerak melingkar dan grafik periodik.

Kesalahan Umum Dalam Trigonometri

Salah satu kesalahan umum adalah memberi label sisi depan dan sisi samping sebelum memilih sudut. Label tersebut bersifat relatif, bukan bagian tetap dari segitiga.

Kesalahan lain adalah menggunakan perbandingan yang benar untuk jenis segitiga yang salah. Definisi dasar perbandingan sisi untuk sin\sin, cos\cos, dan tan\tan berlaku langsung pada segitiga siku-siku. Untuk segitiga yang bukan siku-siku, Anda biasanya memerlukan alat seperti aturan sinus atau aturan cosinus.

Mode kalkulator juga sering menyebabkan kesalahan. Jika soal memberikan sudut dalam derajat, kalkulator Anda harus berada dalam mode derajat. Jika perhitungannya menggunakan radian, mode kalkulator juga harus sesuai.

Penting juga untuk diingat bahwa tanθ\tan \theta tidak terdefinisi ketika cosθ=0\cos \theta = 0, karena pembagian dengan nol tidak diperbolehkan.

Kapan Trigonometri Digunakan

Trigonometri muncul setiap kali arah, rotasi, tinggi, jarak, atau perubahan periodik menjadi penting. Contoh umumnya meliputi survei, navigasi, teknik, fisika, grafika komputer, dan analisis sinyal.

Dalam matematika sekolah, Anda biasanya akan menemukannya dalam empat bentuk: soal segitiga siku-siku, nilai lingkaran satuan, identitas trigonometri, dan grafik sinus serta cosinus.

Coba Soal Serupa

Cobalah susunan yang sama dengan pohon sebagai pengganti gedung: berdirilah sejauh 1515 meter, gunakan sudut elevasi 4040^\circ, lalu perkirakan tingginya. Jika Anda dapat memilih perbandingan yang benar sebelum menghitung, berarti Anda sudah menggunakan gagasan utamanya dengan benar.

Butuh bantuan mengerjakan soal?

Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.

Buka GPAI Solver →