Angka penting menunjukkan seberapa teliti suatu nilai hasil pengukuran. Angka ini mencakup digit-digit yang diketahui dengan yakin, ditambah satu digit terakhir yang diperkirakan dari hasil pengukuran.
Itulah sebabnya dan tidak menyatakan tingkat ketelitian yang sama, meskipun nilainya sama dalam bentuk desimal. Bilangan kedua melaporkan ketelitian hingga nilai tempat yang lebih kecil.
Apa Arti Angka Penting
Angka penting bukan tentang seberapa besar suatu bilangan. Angka penting menunjukkan seberapa cermat bilangan itu diukur atau dilaporkan.
Sebagai contoh:
- memiliki angka penting.
- memiliki angka penting.
- memiliki angka penting karena nol berada di antara digit bukan nol.
- memiliki angka penting karena nol di akhir setelah koma desimal menunjukkan ketelitian hasil pengukuran.
Sebagian besar kesalahan berasal dari nol. Nol hanya dihitung jika membantu menunjukkan ketelitian hasil pengukuran.
Cara Menghitung Angka Penting
Aturan-aturan ini mencakup sebagian besar kasus di kelas:
- Digit bukan nol selalu termasuk angka penting.
- Nol di antara digit bukan nol termasuk angka penting.
- Nol di depan tidak termasuk angka penting.
- Nol di akhir di sebelah kanan koma desimal biasanya termasuk angka penting.
- Nol di akhir pada bilangan bulat bisa menimbulkan ambiguitas kecuali notasinya memperjelas tingkat ketelitian.
Poin terakhir ini penting. Bilangan saja tidak selalu menunjukkan apakah dua nol terakhir benar-benar hasil pengukuran atau hanya penanda tempat. Notasi ilmiah menghilangkan ambiguitas itu:
memiliki angka penting, sedangkan
memiliki angka penting.
Contoh Soal: Perkalian dengan Angka Penting
Misalkan kamu mengalikan
Pertama, lakukan perkalian biasa:
Sekarang tentukan berapa banyak angka penting yang harus dimiliki jawaban akhir:
- memiliki angka penting.
- memiliki angka penting.
Untuk perkalian, hasil harus memiliki jumlah angka penting yang sama dengan faktor yang memiliki angka penting paling sedikit. Di sini, artinya angka penting.
Jadi
Hasil yang dilaporkan adalah
Inilah gagasan utama angka penting: jawabanmu tidak boleh menyatakan ketelitian yang lebih tinggi daripada pengukuran awal yang digunakan.
Mengapa Penjumlahan dan Pengurangan Memakai Aturan Berbeda
Untuk penjumlahan dan pengurangan, yang membatasi adalah tempat desimal, bukan hanya jumlah total angka penting.
Sebagai contoh:
Tetapi hanya teliti sampai tempat persepuluhan, jadi jawaban akhir juga harus dilaporkan sampai tempat persepuluhan:
Jika kamu memakai aturan perkalian di sini, pembulatan bisa menjadi salah. Jenis operasi menentukan aturan pembulatannya.
Kesalahan Umum pada Angka Penting
Menghitung nol di depan
Pada , nol hanya menggeser letak koma desimal. Hanya dan yang termasuk angka penting, jadi bilangan itu memiliki angka penting.
Menganggap semua nol di akhir sama
Pada , nol termasuk angka penting karena menunjukkan ketelitian pengukuran melewati tempat persepuluhan. Pada , nol di akhir bisa termasuk atau tidak termasuk angka penting kecuali konteks atau notasinya memperjelas hal itu.
Membulatkan terlalu awal
Jika kamu membulatkan di tengah perhitungan yang panjang, perubahan kecil akibat pembulatan bisa menumpuk. Biasanya lebih baik mempertahankan digit tambahan sampai akhir, lalu membulatkan sekali saja.
Menggunakan satu aturan untuk semua operasi
Perkalian dan pembagian memakai jumlah angka penting paling sedikit. Penjumlahan dan pengurangan memakai tempat desimal yang paling tidak teliti. Mencampur kedua aturan ini adalah salah satu kesalahan yang paling umum.
Kapan Angka Penting Digunakan
Angka penting muncul setiap kali bilangan berasal dari hasil pengukuran, bukan dari hasil menghitung secara tepat.
Kasus yang umum meliputi:
- data praktikum dalam kimia dan fisika
- panjang, massa, waktu, dan suhu hasil pengukuran
- perhitungan teknik ketika ketelitian hasil yang dilaporkan penting
- notasi ilmiah, terutama ketika kamu perlu menunjukkan ketelitian dengan jelas
Jika suatu bilangan bersifat eksak, seperti benda di dalam kotak atau faktor konversi yang sudah ditetapkan, bilangan itu tidak membatasi ketelitian jawaban akhir. Kondisi ini penting: aturan angka penting berlaku untuk nilai hasil pengukuran, bukan untuk hasil hitungan eksak.
Cara Cepat Memeriksa Jawaban
Setelah menyelesaikan perhitungan, ajukan dua pertanyaan:
- Input mana yang paling tidak teliti?
- Apakah jawaban akhir saya menunjukkan ketelitian yang lebih tinggi daripada yang didukung oleh input itu?
Jika jawaban untuk pertanyaan kedua adalah ya, bulatkan lagi.
Coba Soal Serupa
Coba hitung jumlah angka penting pada , lalu tentukan berapa banyak angka penting yang harus tersisa pada hasil perkalian
Jika kamu ingin langkah berikutnya yang berguna, coba buat versimu sendiri dengan notasi ilmiah, karena jumlah angka penting sering kali lebih mudah dilihat dalam bentuk itu.
Butuh bantuan mengerjakan soal?
Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.
Buka GPAI Solver →