Panjang gelombang de Broglie adalah panjang gelombang yang terkait dengan momentum suatu partikel. Jika Anda mencari rumus panjang gelombang de Broglie, hubungan utamanya adalah:

λ=hp\lambda = \frac{h}{p}

Di sini λ\lambda adalah panjang gelombang, hh adalah konstanta Planck, dan pp adalah momentum. Momentum yang lebih besar berarti panjang gelombang yang lebih pendek.

Inilah alasan gelombang materi penting untuk elektron tetapi tidak untuk bola bisbol. Elektron dapat memiliki panjang gelombang yang sebanding dengan jarak antaratom, sehingga difraksi dan interferensi bisa muncul. Benda makroskopik biasanya memiliki momentum yang sangat besar sehingga panjang gelombangnya terlalu kecil untuk diamati.

Rumus Panjang Gelombang de Broglie

Rumus ini tidak berarti partikel berubah menjadi gelombang air klasik. Artinya, partikel memiliki perilaku seperti gelombang, dan panjang gelombang dari perilaku itu bergantung pada momentumnya.

Bentuk yang paling penting tetap

λ=hp\lambda = \frac{h}{p}

Mulailah dengan bentuk ini kapan pun memungkinkan, karena ini adalah hubungan yang umum. Dalam banyak soal pengantar, Anda kemudian mengganti pp dengan bentuk yang lebih sederhana:

p=mvp = mv

atau

p=2mKp = \sqrt{2mK}

Namun, keduanya adalah rumus nonrelativistik. Gunakan hanya ketika partikel bergerak cukup lambat sehingga efek relativistik dapat diabaikan.

Intuisi: Kapan Gelombang Materi Menjadi Penting

Panjang gelombang de Broglie membantu Anda menentukan kapan perilaku gelombang akan terlihat. Jika panjang gelombang partikel sebanding dengan jarak atau ukuran dalam suatu susunan, interferensi dan difraksi bisa menjadi penting. Jika panjang gelombangnya jauh lebih kecil daripada skala itu, gambaran klasik sering kali sudah cukup baik.

Intuisi praktisnya adalah:

  • momentum besar \rightarrow panjang gelombang pendek
  • momentum kecil \rightarrow panjang gelombang panjang

Itulah sebabnya elektron dapat menghasilkan pola difraksi dalam kristal, sedangkan benda sehari-hari tidak menunjukkan perilaku gelombang materi yang terlihat dalam eksperimen biasa.

Contoh Soal: Panjang Gelombang de Broglie Elektron Melalui 150 V

Misalkan sebuah elektron mula-mula diam lalu dipercepat melalui beda potensial sebesar 150 V150\ \mathrm{V}. Tentukan panjang gelombang de Broglienya.

Pada tegangan ini, pendekatan nonrelativistik adalah pilihan standar untuk perhitungan pengantar, jadi gunakan

p=2mKp = \sqrt{2mK}

Energi kinetik yang diperoleh elektron yang dipercepat melalui beda potensial ΔV\Delta V adalah

K=eΔVK = e\Delta V

Jadi panjang gelombang de Broglienya adalah

λ=h2meΔV\lambda = \frac{h}{\sqrt{2me\Delta V}}

Sekarang substitusikan konstanta-konstanta dan ΔV=150 V\Delta V = 150\ \mathrm{V}:

λ=6.626×10342(9.11×1031)(1.602×1019)(150)\lambda = \frac{6.626 \times 10^{-34}}{\sqrt{2(9.11 \times 10^{-31})(1.602 \times 10^{-19})(150)}}

Hasilnya adalah

λ1.00×1010 m\lambda \approx 1.00 \times 10^{-10}\ \mathrm{m}

atau

λ0.100 nm\lambda \approx 0.100\ \mathrm{nm}

Panjang gelombang ini berada pada orde jarak antaratom. Jadi difraksi elektron masuk akal: panjang gelombangnya kecil, tetapi masih cukup besar untuk berinteraksi dengan struktur kristal.

Kesalahan Umum dalam Soal Panjang Gelombang de Broglie

Langsung menggunakan p=mvp = mv

p=mvp = mv bukan hukum utama di sini. Hukum utamanya adalah λ=h/p\lambda = h/p. Jalan pintas p=mvp = mv hanya berlaku dalam rezim nonrelativistik.

Menganggap panjang gelombang sebagai ukuran partikel yang sebenarnya

Panjang gelombang de Broglie bukan diameter partikel. Ini adalah panjang gelombang yang terkait dengan momentum dan perilaku seperti gelombangnya.

Mengabaikan skala fisik

Sebuah angka saja tidak terlalu informatif. Pertanyaan yang berguna adalah apakah panjang gelombang itu sebanding dengan skala celah, jarak kisi, atau ukuran pengurungan dalam soal.

Mencampuradukkan rumus energi dan momentum

Jika soal memberikan energi kinetik, tegangan, atau informasi relativistik, Anda harus mengubahnya dengan hati-hati menjadi momentum sebelum menerapkan λ=h/p\lambda = h/p.

Di Mana Panjang Gelombang de Broglie Digunakan

Panjang gelombang de Broglie muncul dalam difraksi elektron, difraksi neutron, mikroskop elektron transmisi, dan model kuantum dasar seperti partikel dalam kotak. Secara lebih luas, ini adalah salah satu kaitan paling jelas antara momentum klasik dan perilaku kuantum.

Konsep ini sangat berguna ketika Anda ingin menjawab pertanyaan praktis: apakah saya harus mengharapkan efek gelombang di sini, atau pendekatan klasik sudah cukup?

Coba Versi Anda Sendiri

Gunakan contoh elektron yang sama, tetapi ubah tegangan percepatannya dari 150 V150\ \mathrm{V} menjadi 600 V600\ \mathrm{V}. Prediksikan perubahannya sebelum menghitung: tegangan yang lebih tinggi memberi elektron momentum lebih besar, sehingga panjang gelombang de Broglienya menjadi lebih pendek.

Jika Anda ingin mencoba versi sendiri dengan angka yang berbeda, GPAI Solver dapat membantu Anda memeriksa langkah momentum dan konversi satuan.

Butuh bantuan mengerjakan soal?

Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.

Buka GPAI Solver →