Ekspansi Taylor adalah pendekatan polinomial untuk suatu fungsi di dekat satu titik yang dipilih. Ekspansi ini menggunakan turunan fungsi di titik tersebut, sehingga nilainya, kemiringannya, dan kadang perilaku orde lebih tinggi cocok di sana. Pendekatan ini biasanya hanya berguna di dekat pusatnya.

Jika ff memiliki cukup banyak turunan di sekitar x=ax=a, polinomial Taylor di sekitar aa dibangun dari pola berikut:

f(x)f(a)+f(a)(xa)+f(a)2!(xa)2+f(a)3!(xa)3+f(x) \approx f(a) + f'(a)(x-a) + \frac{f''(a)}{2!}(x-a)^2 + \frac{f'''(a)}{3!}(x-a)^3 + \cdots

Berhenti pada sejumlah suku hingga menghasilkan polinomial Taylor. Jika polanya diteruskan tanpa batas, hasilnya adalah deret Taylor. Kedua gagasan ini sangat berkaitan, tetapi bukan objek yang sama.

Apa yang Dicocokkan Ekspansi Taylor di Pusat

Setiap suku dipilih agar polinomial sesuai dengan fungsi pada x=ax=a.

  • f(a)f(a) mencocokkan nilai fungsi.
  • f(a)f'(a) mencocokkan kemiringan.
  • f(a)f''(a) membantu mencocokkan kelengkungan.

Itulah sebabnya ekspansi Taylor lebih dari sekadar rumus hafalan. Ini adalah polinomial yang dirancang untuk meniru fungsi secara lokal.

Kapan Pendekatan Taylor Bekerja dengan Baik

Ekspansi Taylor paling berguna ketika tiga kondisi berikut terpenuhi:

  1. Fungsi memiliki turunan yang diperlukan di pusat.
  2. Anda hanya membutuhkan nilai untuk xx yang dekat dengan pusat itu.
  3. Polinomial lebih mudah dihitung atau dianalisis daripada fungsi aslinya.

Kondisi kedua paling penting dalam praktik. Bahkan untuk fungsi yang sudah dikenal seperti exe^x, sinx\sin x, dan cosx\cos x, polinomial Taylor berderajat rendah biasanya jauh lebih baik di dekat pusat daripada jauh darinya.

Contoh: Mendekati e0.2e^{0.2}

Gunakan ekspansi Maclaurin, yang berarti pusatnya adalah a=0a=0.

Untuk f(x)=exf(x)=e^x, setiap turunannya tetap exe^x. Pada x=0x=0:

f(0)=1,f(0)=1,f(0)=1f(0) = 1, \quad f'(0) = 1, \quad f''(0) = 1

Jadi polinomial Taylor derajat dua adalah

ex1+x+x22e^x \approx 1 + x + \frac{x^2}{2}

Sekarang substitusikan x=0.2x=0.2:

e0.21+0.2+(0.2)22e^{0.2} \approx 1 + 0.2 + \frac{(0.2)^2}{2} =1+0.2+0.042=1.22= 1 + 0.2 + \frac{0.04}{2} = 1.22

Nilai sebenarnya sekitar 1.22141.2214, jadi pendekatannya sudah cukup dekat.

Mengapa ini berhasil? Karena 0.20.2 dekat dengan pusat 00. Polinomial pendek yang sama biasanya akan kurang akurat jika digunakan jauh lebih jauh.

Ekspansi Maclaurin Adalah Kasus a=0a=0

Ketika pusatnya adalah a=0a=0, ekspansi Taylor menjadi

f(x)f(0)+f(0)x+f(0)2!x2+f(x) \approx f(0) + f'(0)x + \frac{f''(0)}{2!}x^2 + \cdots

Kasus khusus ini disebut ekspansi Maclaurin. Bentuk ini sering muncul karena banyak fungsi mudah diturunkan dan dievaluasi di 00.

Kesalahan Umum dalam Ekspansi Taylor

Tertukar antara polinomial dan deret

Ekspansi Taylor hingga adalah pendekatan polinomial. Deret Taylor tak hingga adalah objek yang berbeda. Orang sering mencampurkan kedua istilah ini, tetapi perbedaannya penting saat membahas konvergensi.

Menggunakan pendekatan terlalu jauh dari pusat

Ekspansi dibangun di sekitar aa. Jika xx jauh dari aa, pendekatan berderajat rendah mungkin tidak lagi dapat diandalkan.

Menghilangkan faktorial

Koefisien dari (xa)n(x-a)^n adalah f(n)(a)n!\frac{f^{(n)}(a)}{n!}, bukan hanya f(n)(a)f^{(n)}(a). Jika faktorialnya hilang, semua suku orde lebih tinggi akan berubah.

Menganggap setiap fungsi mulus sama dengan deret Taylornya

Memiliki turunan saja tidak cukup untuk menjamin bahwa deret Taylor lengkap sama dengan fungsi di semua titik terdekat. Ekspansi hingga sebaiknya diperlakukan sebagai pendekatan, kecuali soal memberikan hasil yang lebih kuat.

Di Mana Ekspansi Taylor Digunakan

Siswa biasanya mempelajari ekspansi Taylor ketika mereka perlu:

  1. Memperkirakan nilai fungsi dengan polinomial pendek.
  2. Menyederhanakan ekspresi rumit di dekat titik kesetimbangan.
  3. Mempelajari perilaku lokal dalam kalkulus, persamaan diferensial, atau fisika.
  4. Membandingkan seberapa besar akurasi meningkat saat lebih banyak suku ditambahkan.

Coba Soal Serupa

Susun ekspansi Taylor derajat dua dari sinx\sin x di a=0a=0, lalu gunakan untuk mendekati sin(0.1)\sin(0.1). Jika Anda ingin langkah berikutnya yang berguna, bandingkan pendekatan hingga itu dengan deret Taylor.

Butuh bantuan mengerjakan soal?

Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.

Buka GPAI Solver →