Teorema Pythagoras adalah rumus yang menunjukkan hubungan antara tiga sisi pada segitiga siku-siku. Teorema ini juga sering disebut sebagai teorema tiga persegi. Jika dua sisi yang mengapit sudut siku-siku adalah dan , serta sisi miring yang berhadapan dengan sudut siku-siku adalah , maka berlaku:
Satu hal utama yang harus diingat adalah: rumus ini hanya bisa digunakan pada segitiga siku-siku.
Memahami Makna Rumus dengan Cepat
Teorema ini menyatakan bahwa "jumlah kuadrat dari dua sisi pendek sama dengan kuadrat dari sisi miring". Jadi, kita tidak menjumlahkan panjang sisinya secara langsung, melainkan membandingkan nilai yang telah dipangkatkan .
Jika kita membuat persegi di atas setiap sisi, maka jumlah luas dua persegi yang kecil akan tepat sama dengan luas satu persegi yang besar. adalah bentuk matematis dari hubungan luas tersebut.
Dalam matematika sekolah, jika panjang sisi-sisinya adalah , , dan , maka:
Sehingga kita bisa menyimpulkan bahwa itu adalah segitiga siku-siku. Ini adalah penerapan dari kebalikan Teorema Pythagoras. Ingat, ini bukan tentang menjumlahkan dan untuk menjadi .
Cara Menggunakan Teorema Pythagoras
Agar lebih mudah, cara penggunaannya bisa dibagi menjadi dua kondisi:
1. Mencari Sisi Miring
Jika dua sisi yang mengapit sudut siku-siku sudah diketahui, maka:
digunakan untuk mencari panjang sisi miring.
2. Mencari Salah Satu Sisi Siku-siku
Jika sisi miring dan salah satu sisi siku-siku sudah diketahui, kita bisa memindahkan ruas rumusnya menjadi:
Namun, perlu diingat bahwa sisi miring harus selalu lebih panjang daripada sisi lainnya.
Melihat Alur melalui Contoh Soal
Diketahui dua sisi yang mengapit sudut siku-siku adalah cm dan cm. Mari kita cari panjang sisi miringnya.
Masukkan ke dalam rumus:
Hasil perhitungannya adalah:
Jadi, panjang sisi miringnya adalah cm.
Kesalahan yang sering terjadi pada contoh ini adalah menghitung . Yang dijumlahkan bukanlah panjang sisinya, melainkan nilai kuadratnya.
Pembuktian Singkat Menggunakan Luas
Ada banyak cara pembuktian, namun pendekatan menggunakan luas area cenderung lebih mudah dipahami.
Bayangkan sebuah persegi besar dengan panjang sisi , lalu susun empat segitiga siku-siku yang kongruen di dalamnya. Tergantung cara menyusunnya, luas bangun yang terbentuk di tengah dapat dinyatakan dalam dua cara.
Luas persegi besar adalah:
Di sisi lain, luas tersebut juga merupakan jumlah dari "luas 4 segitiga" dan "luas persegi di tengah". Karena luas satu segitiga adalah , maka:
Jika ruas kanan disederhanakan menjadi:
Maka kita mendapatkan:
Kesalahan Umum dan Cara Memperbaikinya
Menggunakan pada Segitiga yang Bukan Siku-siku
Teorema Pythagoras hanya berlaku untuk segitiga siku-siku. Pastikan terlebih dahulu bahwa ada syarat sudut siku-siku dalam soal.
Salah Menentukan Sisi Miring
Sisi miring adalah sisi terpanjang yang berada di hadapan sudut siku-siku. Jika bagian ini salah, maka bentuk juga akan salah.
Tertukar antara Panjang Sisi dan Kuadrat
Ingat bahwa , bukan . Daripada sekadar menghafal rumus, Anda akan lebih mudah paham jika mengingatnya sebagai "hubungan luas persegi".
Tidak Menyederhanakan Akar
Sebagai contoh, sebenarnya tidak salah, namun jika diperlukan, harus disederhanakan menjadi:
Periksa kembali apakah soal meminta jawaban dalam bentuk bilangan bulat atau bentuk akar yang paling sederhana.
Dalam Situasi Apa Teorema Ini Digunakan?
Bukan hanya dalam geometri sekolah, teorema ini muncul dalam perhitungan jarak pada bidang koordinat, diagonal persegi panjang, panjang jalan tanjakan atau tangga, hingga perhitungan dasar dalam arsitektur dan survei tanah. Di mana pun ada sudut siku-siku yang tersembunyi, kemungkinan besar teorema ini bisa digunakan.
Rumus untuk mencari jarak antara dua titik pada koordinat pada dasarnya menggunakan teorema ini pada segitiga siku-siku yang terbentuk dari selisih horizontal dan vertikal.
Pasangan Angka yang Memudahkan (Tripel Pythagoras)
Ada pasangan angka yang menghasilkan bilangan bulat sempurna, seperti atau . Ini sangat berguna untuk memperkirakan hasil perhitungan, tetapi Anda tidak perlu menghafal semuanya karena intinya adalah memahami cara menggunakan rumusnya.
Coba Latihan Berikutnya
Cobalah kerjakan soal: "Jika sisi miring adalah dan salah satu sisi siku-sikunya adalah , berapakah panjang sisi lainnya?". Setelah itu, coba lihat bagaimana konsep yang sama terhubung dengan perhitungan jarak dua titik pada bidang koordinat. Hal ini akan membuat kegunaan teorema ini menjadi jauh lebih jelas.
Butuh bantuan mengerjakan soal?
Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.
Buka GPAI Solver →