Persamaan diferensial parsial, atau PDE, adalah persamaan yang melibatkan fungsi tak diketahui dari dua atau lebih variabel beserta turunan parsialnya. Jika Anda mencari "apa itu PDE", jawaban singkatnya adalah ini: PDE memodelkan bagaimana sesuatu berubah ketika lebih dari satu masukan berperan, biasanya ruang dan waktu.
Itulah perbedaan utamanya dengan persamaan diferensial biasa (ODE). ODE menggunakan satu variabel bebas. PDE muncul ketika besaran yang Anda perhatikan bergantung pada setidaknya dua variabel bebas, seperti posisi dan waktu.
Apa itu persamaan diferensial parsial
Jika , maka bergantung pada posisi dan waktu . Turunan seperti
menunjukkan bagaimana berubah terhadap waktu dan bagaimana kelengkungannya dalam ruang.
Persamaan seperti
adalah PDE karena menghubungkan turunan parsial dari fungsi yang sama terhadap variabel yang berbeda. Di sini adalah konstanta. Dalam model aliran panas, biasanya ini adalah konstanta difusivitas.
PDE vs ODE dalam satu kalimat
Jika besaran tak diketahui bergantung pada satu variabel bebas, biasanya Anda mendapatkan ODE. Jika bergantung pada beberapa variabel bebas, biasanya Anda mendapatkan PDE.
Sebagai contoh, populasi yang berubah hanya terhadap waktu dapat dimodelkan dengan ODE. Suhu yang berubah terhadap posisi dan waktu adalah situasi PDE.
Intuisi PDE: mengapa persamaan ini muncul
PDE muncul ketika suatu medan berubah di ruang dan waktu, bukan hanya satu angka.
- Suhu pada batang logam bergantung pada posisi Anda dan waktu.
- Senar yang bergetar bergantung pada posisi sepanjang senar dan waktu.
- Tekanan, konsentrasi, dan potensial listrik juga sering dimodelkan sebagai fungsi yang tersebar di ruang.
Jadi, PDE biasanya merupakan hukum tentang bagaimana suatu besaran terdistribusi berkembang.
Contoh PDE: memeriksa solusi persamaan panas
Perhatikan persamaan panas satu dimensi
pada interval , dan misalkan seseorang mengusulkan
Cara tercepat agar notasi PDE terasa konkret adalah dengan memeriksa langsung satu solusi kandidat.
Langkah 1: Turunkan terhadap waktu
Anggap tetap:
Langkah 2: Turunkan terhadap ruang dua kali
Turunan pertama:
Turunan kedua:
Sekarang kalikan dengan :
Hasil ini sama dengan , jadi
Jadi fungsi ini memang merupakan solusi dari persamaan panas.
Jika syarat batasnya adalah dan , syarat itu juga terpenuhi di sini karena dan . Syarat ini penting: dalam soal PDE, menyelesaikan persamaannya saja sering kali belum cukup.
Apa arti persamaan panas
Persamaan panas menyatakan bahwa perubahan terhadap waktu terkait dengan kelengkungan spasial.
Jika besar dan bernilai negatif di suatu titik, maka bernilai negatif di titik itu, sehingga suhu turun di sana. Dalam bahasa sederhana, puncak yang tajam akan menjadi semakin halus seiring waktu. Perilaku penghalusan ini adalah salah satu alasan persamaan panas menjadi PDE pertama yang sangat umum dipelajari.
Kesalahan umum pada PDE
Tertukar antara PDE dan ODE
Jika fungsi tak diketahui bergantung pada lebih dari satu variabel bebas, Anda memerlukan turunan parsial. Itulah perbedaan struktur yang paling penting.
Mengabaikan syarat batas atau syarat awal
Soal PDE biasanya disertai syarat awal, syarat batas, atau keduanya. Suatu fungsi bisa memenuhi PDE-nya sendiri tetapi tetap gagal menyelesaikan soal lengkap karena tidak memenuhi syarat-syarat tersebut.
Membaca notasi terlalu cepat
, , dan menjawab pertanyaan yang berbeda. Yang terakhir adalah turunan kedua terhadap ruang, bukan hasil kali simbol.
Menganggap semua PDE berperilaku seperti persamaan panas
PDE yang berbeda memodelkan perilaku yang berbeda. Persamaan panas menghaluskan. Persamaan gelombang merambatkan gangguan. Persamaan Laplace menggambarkan keadaan setimbang. Jenis PDE mengubah intuisi yang tepat.
Di mana persamaan diferensial parsial digunakan
PDE sangat umum dalam fisika, teknik, dan matematika terapan karena banyak sistem nyata terdistribusi di ruang.
- Perpindahan panas menggunakan persamaan difusi.
- Getaran dan bunyi menggunakan persamaan gelombang.
- Elektrostatika dan aliran keadaan tunak sering menggunakan persamaan Laplace atau Poisson.
- Model fluida dan kuantum juga sangat bergantung pada PDE.
Anda tidak perlu menguasai seluruh teorinya untuk memahami gagasan dasarnya. Pola utamanya sudah cukup: PDE menghubungkan perubahan dari fungsi yang sama pada banyak variabel.
Cara membaca soal PDE
Saat pertama kali melihat PDE, tanyakan:
- Apa fungsi tak diketahuinya?
- Variabel apa saja yang memengaruhinya?
- Turunan mana saja yang muncul?
- Syarat awal atau syarat batas apa yang menyertainya?
Daftar periksa ini mencegah banyak kebingungan sebelum mulai menyelesaikan soal.
Coba versi Anda sendiri
Ambil persamaan panas yang sama dan ubah solusi kandidatnya menjadi
Turunkan fungsi itu dan periksa apakah masih memenuhi . Jika ingin melangkah lebih jauh, coba mode sinus Anda sendiri atau selesaikan contoh nilai batas serupa dengan GPAI Solver.
Butuh bantuan mengerjakan soal?
Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.
Buka GPAI Solver →