Grafik garis lurus menunjukkan hubungan linear, yaitu saat laju perubahan tetap konstan. Dalam bentuk umum y=mx+cy = mx + c, mm menyatakan gradien dan cc menyatakan titik potong yy, sehingga kamu bisa cepat melihat bagaimana garis itu berperilaku dan apakah dua garis sejajar.

Apa yang Diberitahukan oleh y=mx+cy = mx + c

Dalam persamaan

y=mx+cy = mx + c

mm adalah gradien, yang juga disebut kemiringan garis. Nilai ini mengukur seberapa besar perubahan yy ketika xx bertambah 11.

cc adalah titik potong yy. Ini adalah nilai yy saat x=0x = 0, sehingga garis memotong sumbu yy di (0,c)(0, c).

Bentuk ini menggambarkan garis lurus yang tidak vertikal. Garis vertikal juga merupakan garis lurus, tetapi persamaannya berbentuk seperti x=4x = 4, sehingga tidak bisa ditulis sebagai y=mx+cy = mx + c.

Bagaimana Gradien Mengubah Grafik

Jika mm bernilai positif, garis naik dari kiri ke kanan. Jika mm bernilai negatif, garis turun dari kiri ke kanan. Jika m=0m = 0, garisnya horizontal.

Sebagai contoh, jika

y=3x+2y = 3x + 2

maka setiap kali xx bertambah 11, yy bertambah 33. Garis memotong sumbu yy di (0,2)(0, 2), jadi garis mulai 22 satuan di atas titik asal.

Contoh Soal: Gambar Grafik y=2x+1y = 2x + 1

Ambil garis

y=2x+1y = 2x + 1

Mulailah dari titik potongnya. Saat x=0x = 0, y=1y = 1, jadi garis melalui (0,1)(0, 1).

Sekarang gunakan gradiennya. Karena m=2m = 2, bergerak 11 satuan ke kanan membuat yy bertambah 22. Ini memberi titik kedua, yaitu (1,3)(1, 3).

Kamu bisa memeriksa satu titik lagi dengan cara yang sama:

x=2y=2(2)+1=5x = 2 \Rightarrow y = 2(2) + 1 = 5

Jadi (2,5)(2, 5) berada pada garis yang sama. Setelah kamu punya dua titik yang benar, kamu bisa menggambar garis lurus yang melalui keduanya.

Cara Menentukan Apakah Dua Garis Sejajar

Dua garis tak vertikal sejajar jika memiliki gradien yang sama dan titik potong yang berbeda.

Sebagai contoh,

y=2x+1y = 2x + 1

dan

y=2x3y = 2x - 3

adalah sejajar karena keduanya memiliki gradien 22. Keduanya naik dengan laju yang sama, sehingga tidak akan pernah berpotongan. Titik potongnya berbeda, jadi keduanya adalah garis yang berbeda, bukan garis yang sama.

Ada juga versi ide ini untuk garis vertikal. Garis seperti x=1x = 1 dan x=5x = 5 saling sejajar.

Kesalahan Umum pada Grafik Garis Lurus

Tertukar Antara cc dan Titik Potong xx

Dalam y=mx+cy = mx + c, bilangan cc adalah titik potong yy, bukan titik potong xx. Nilai ini menunjukkan tempat garis memotong sumbu yy.

Mengira Gradien yang Sama Selalu Berarti Garis Sejajar yang Berbeda

Jika dua persamaan memiliki gradien yang sama dan titik potong yang sama, keduanya adalah garis yang sama. Agar sejajar sebagai dua garis tak vertikal yang berbeda, gradiennya harus sama dan titik potongnya harus berbeda.

Lupa pada Garis Vertikal

y=mx+cy = mx + c tidak mewakili garis vertikal. Jika suatu grafik adalah garis lurus vertikal, persamaannya berbentuk x=ax = a.

Di Mana Grafik Garis Lurus Digunakan

Grafik garis lurus muncul ketika satu besaran berubah dengan laju konstan terhadap besaran lain. Contoh umum meliputi model harga tetap ditambah biaya per barang, jarak tempuh pada kecepatan konstan, dan konversi satuan yang ditulis dalam bentuk linear.

Grafik ini penting karena menghubungkan aljabar dan grafik secara langsung: persamaan menunjukkan polanya, dan grafik membuatnya bisa dilihat.

Coba Soal Serupa

Tulislah dua persamaan dengan gradien yang sama, misalnya y=x+4y = -x + 4 dan y=x1y = -x - 1. Gambar dulu titik potongnya, lalu gunakan gradien untuk mendapatkan titik kedua pada masing-masing garis. Kamu akan melihat bahwa gradien yang sama menghasilkan garis-garis sejajar.

Jika ingin mencoba kasus lain, buat versimu sendiri dari lembar kerja lalu periksa apakah grafik, gradien, dan titik potongnya semuanya sesuai.

Butuh bantuan mengerjakan soal?

Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.

Buka GPAI Solver →