Rumus turunan menjawab dua pertanyaan utama: bagaimana cara menurunkan fungsi yang umum, dan aturan mana yang harus digunakan saat bertemu perkalian, pembagian, atau fungsi komposisi. Saat mengerjakan soal, urutan yang paling berguna bukanlah melakukan ekspansi (penjabaran) terlebih dahulu, melainkan mengenali strukturnya, baru kemudian memilih rumusnya.
Jika Anda ingin menangkap inti sarinya saja, ingatlah kalimat ini: untuk fungsi dasar hafalkan rumusnya, penjumlahan dan pengurangan diturunkan masing-masing, perkalian gunakan aturan perkalian, pembagian gunakan aturan pembagian, dan fungsi di dalam fungsi gunakan aturan rantai (chain rule).
Tabel Cepat Rumus Turunan Umum
Hafalkan terlebih dahulu turunan fungsi dasar yang paling umum. Ini adalah bahan dasar untuk semua aturan turunan selanjutnya.
| Fungsi | Rumus Turunan | Pengingat |
|---|---|---|
| Konstanta | Konstanta tidak berubah terhadap | |
| Fungsi Pangkat | Berlaku untuk eksponen konstanta | |
| Fungsi Eksponensial | Bentuknya tidak berubah | |
| Fungsi Logaritma | Syarat | |
| Fungsi Sinus | Paling umum di fungsi trigonometri | |
| Fungsi Kosinus | Sering lupa tanda negatif |
Lima Aturan Turunan yang Sering Digunakan
Rumus fungsi dasar menyelesaikan cara menurunkan satu fungsi tunggal, sedangkan aturan turunan menyelesaikan masalah ketika strukturnya menjadi lebih kompleks.
| Struktur | Rumus Turunan | Pengingat Kunci |
|---|---|---|
| Kelipatan Konstanta | Konstanta bisa langsung dikeluarkan | |
| Penjumlahan/Pengurangan | Setiap suku diturunkan masing-masing | |
| Perkalian | Bukan sekadar menurunkan masing-masing lalu dikalikan | |
| Pembagian | Hanya dibahas saat | |
| Fungsi Komposisi | Inilah yang disebut Aturan Rantai |
Cara Cepat Menentukan Rumus yang Digunakan
Lihat lapisan paling luar terlebih dahulu. Lapisan luar dari adalah pangkat 4, tetapi di dalamnya masih ada , jadi tidak bisa hanya menggunakan turunan fungsi pangkat, tetapi harus ditambahkan aturan rantai.
melangkah lebih jauh lagi. Lapisan paling luarnya adalah perkalian dua faktor, jadi langkah pertama adalah menggunakan aturan perkalian; setelah dipecah menjadi , barulah gunakan aturan rantai. Kunci dari banyak soal turunan bukan terletak pada perhitungan, melainkan apakah Anda mengenali strukturnya dengan benar pada pandangan pertama.
Contoh Soal: Menggunakan Aturan Perkalian dan Aturan Rantai Sekaligus
Cari turunan dari fungsi:
Contoh ini sangat tipikal karena menguji kemampuan untuk melihat lapisan luar dan terus menurunkan lapisan dalam.
Lihat lapisan paling luar, ini adalah perkalian dua faktor, jadi gunakan aturan perkalian terlebih dahulu:
Suku pertama cukup sederhana:
Pada suku kedua, adalah fungsi komposisi, sehingga harus menggunakan aturan rantai:
Dan
Sehingga
Substitusikan kembali ke persamaan awal:
Jika ingin menulisnya lebih ringkas, Anda bisa memfaktorkan faktor persekutuan:
Hal terpenting untuk diingat dari soal ini bukanlah jawaban akhirnya, melainkan urutannya: lihat dulu apakah lapisan luarnya adalah perkalian, lalu lihat apakah di dalam faktor tersebut terdapat fungsi komposisi. Jika urutannya benar, biasanya rumus yang dipilih tidak akan salah.
Kesalahan Umum yang Sering Mengurangi Poin
Terlalu Cepat Menerapkan Aturan Pangkat
bukan sekadar . Jika Anda hanya menulisnya sebagai , maka Anda melewatkan turunan lapisan dalam .
Aturan Perkalian Hanya Menulis Satu Suku
pasti akan menghasilkan dua suku. Menulisnya hanya sebagai atau hanya menulis salah satu sukunya adalah kesalahan klasik.
Lupa Syarat Aturan Pembagian
Aturan pembagian membahas turunan dari , jadi setidaknya harus dipastikan bahwa persamaan asli memiliki makna pada titik tersebut, yaitu .
Ekspansi Tidak Selalu Lebih Mudah
Beberapa ekspresi justru menjadi lebih panjang setelah dijabarkan. Soal turunan sering kali menguji kemampuan pengenalan struktur, bukan kecepatan penjabaran aljabar.
Di Mana Rumus Turunan Biasanya Digunakan?
Kegunaan paling langsung dari rumus turunan adalah untuk mencari kemiringan garis singgung, mempelajari kenaikan dan penurunan fungsi, serta mencari nilai maksimum dan minimum. Saat belajar lebih lanjut, Anda akan terus menjumpainya dalam materi kecepatan, percepatan, laju perubahan marginal, analisis kurva, dan pendekatan diferensial.
Jika soal menanyakan seberapa cepat sesuatu berubah pada titik tertentu, maka itu sudah masuk ke dalam ranah aplikasi turunan.
Cara Cepat Melakukan Self-Check Setelah Mengerjakan Soal
Setelah menyelesaikan soal turunan, gunakan tiga pertanyaan berikut untuk memeriksa diri sendiri:
- Apakah aturan yang saya pilih benar-benar sesuai dengan struktur lapisan paling luar?
- Jika ada fungsi komposisi, apakah turunan lapisan dalamnya sudah disertakan dalam jawaban?
- Jika itu adalah perkalian atau pembagian, apakah bentuk hasilnya sudah ditulis secara lengkap?
Langkah Selanjutnya: Coba Kerjakan Sendiri
Coba kerjakan dua soal ini:
dan
Soal pertama fokus pada apakah Anda bisa menggunakan aturan pembagian dengan benar, soal kedua fokus pada apakah Anda menyertakan turunan lapisan dalam dalam aturan rantai. Jika ingin terus mengasah kemampuan, cobalah satu soal lagi dengan fungsi yang memiliki struktur komposisi, dan lihat apakah Anda bisa menentukan strukturnya terlebih dahulu sebelum mulai menghitung.
Butuh bantuan mengerjakan soal?
Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.
Buka GPAI Solver →