Penjumlahan vektor dalam fisika berarti menggabungkan dua atau lebih vektor menjadi satu vektor resultan. Karena vektor memiliki besar dan arah, Anda harus memperhatikan keduanya. Itulah sebabnya menjumlahkan ke timur dengan ke utara tidak menghasilkan dalam satu garis lurus.
Metode tercepat dan paling andal untuk sebagian besar soal pengantar adalah menjumlahkan komponen. Anda memecah setiap vektor menjadi bagian horizontal dan vertikal, menjumlahkan bagian yang sesuai, lalu menyusun kembali vektor akhir dari jumlah tersebut.
Apa Arti Penjumlahan Vektor
Besaran skalar dijumlahkan berdasarkan besar saja. Vektor tidak demikian. Jika dua vektor mengarah ke arah yang sama, resultannya menjadi lebih besar. Jika keduanya mengarah berlawanan, resultannya menjadi lebih kecil. Jika keduanya membentuk sudut, resultannya mengarah ke suatu arah di antaranya.
Ini hanya berlaku ketika besaran-besaran tersebut adalah jenis vektor yang sama. Anda dapat menjumlahkan perpindahan dengan perpindahan atau gaya dengan gaya, tetapi tidak gaya dengan kecepatan.
Cara Menjumlahkan Vektor Dalam Fisika
Metode ujung-ke-pangkal adalah metode visual. Gambar vektor kedua dimulai dari ujung vektor pertama. Vektor resultan ditarik dari pangkal vektor pertama ke ujung vektor terakhir.
Metode komponen adalah metode perhitungan. Uraikan setiap vektor menjadi bagian horizontal dan vertikal, jumlahkan bagian-bagian itu secara terpisah, lalu susun kembali vektor akhir dari hasil penjumlahan. Dalam simbol, jika resultan memiliki komponen dan , maka
dan besarnya adalah
Arahnya diperoleh dari perbandingan komponen, sering kali dengan ketika sudut diukur dari sumbu positif.
Contoh Soal: Menjumlahkan Dua Perpindahan yang Tegak Lurus
Misalkan seorang siswa berjalan ke timur, lalu ke utara. Berapa perpindahan totalnya?
Ini adalah soal penjumlahan vektor karena perpindahan memiliki arah. Tuliskan kedua vektor perpindahan dalam bentuk komponen:
Jumlahkan komponen yang bersesuaian untuk mendapatkan resultan:
Sekarang cari besar dan arahnya:
Jadi perpindahan totalnya adalah pada sudut sekitar ke utara dari timur. Contoh ini bekerja dengan rapi karena kedua vektor saling tegak lurus, sehingga gambaran komponennya mudah dibaca.
Kesalahan Umum Dalam Penjumlahan Vektor
Menjumlahkan besar tanpa memeriksa arah
Itu hanya berlaku ketika semua vektor berada pada garis yang sama dan mengarah ke arah yang sama. Jika tidak, arah akan mengubah hasilnya.
Mencampur besaran fisika yang berbeda
Anda dapat menjumlahkan gaya dengan gaya atau perpindahan dengan perpindahan. Anda tidak boleh menjumlahkan gaya dengan kecepatan karena keduanya adalah jenis besaran yang berbeda.
Menghilangkan arah pada jawaban akhir
Vektor resultan tetaplah sebuah vektor. Melaporkan hanya besarnya saja tidak lengkap kecuali soal secara eksplisit hanya meminta besar.
Menggunakan jalan pintas di luar syaratnya
Beberapa rumus hanya berlaku untuk kasus khusus. Misalnya, segitiga -- pada contoh bekerja karena komponennya saling tegak lurus, bukan karena setiap pasangan vektor membentuk segitiga siku-siku.
Di Mana Penjumlahan Vektor Digunakan Dalam Fisika
Penjumlahan vektor muncul setiap kali beberapa pengaruh yang memiliki arah bergabung menjadi satu hasil. Contoh umum meliputi perpindahan total setelah beberapa gerakan, gaya netto pada sebuah benda, kecepatan relatif terhadap medium yang bergerak, serta kontribusi medan listrik atau medan magnet dari berbagai sumber.
Dalam mekanika, gagasan ini sangat penting terutama untuk gaya netto. Jika beberapa gaya bekerja pada satu benda, jumlah vektornya menentukan pengaruh keseluruhan terhadap geraknya.
Pemeriksaan Cepat Sebelum Memulai
Sebelum menghitung, ajukan dua pertanyaan:
- Apakah besaran-besaran ini merupakan jenis vektor yang sama?
- Apakah saya mengetahui arah masing-masing dengan cukup jelas untuk menjumlahkannya?
Jika kedua jawabannya ya, metode komponen biasanya akan membantu menjaga soal tetap teratur.
Coba Soal Penjumlahan Vektor yang Mirip
Ubah contoh menjadi ke timur dan ke utara, atau buat salah satu vektor mengarah ke barat, bukan ke timur, lalu prediksi arah akhirnya sebelum menghitung. Jika Anda ingin kasus lain untuk latihan, coba buat versi Anda sendiri dengan angka baru dan bandingkan jumlah komponennya terlebih dahulu.
Butuh bantuan mengerjakan soal?
Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.
Buka GPAI Solver →