Koordinat polar menyatakan sebuah titik dengan jarak dan sudut, bukan posisi horizontal dan vertikal. Titik (r,θ)(r,\theta) berarti "bergerak sejauh rr satuan dari titik asal pada sudut θ\theta terhadap sumbu xx positif." Koordinat ini paling berguna saat grafik atau soal secara alami bergantung pada jarak dari titik asal atau rotasi di sekitarnya.

Untuk mengonversi antara koordinat polar dan Kartesius, gunakan

x=rcosθ,y=rsinθx = r\cos\theta,\quad y = r\sin\theta

dan

r2=x2+y2r^2 = x^2 + y^2

Jika Anda perlu mencari sudut dari titik Kartesius, gunakan kuadran bersama dengan tanθ=yx\tan\theta = \frac{y}{x} saat x0x \ne 0. Syarat itu penting: nilai tangen yang sama muncul di lebih dari satu kuadran.

Arti (r,θ)(r,\theta)

Dalam koordinat Kartesius, (3,4)(3,4) berarti bergerak 33 satuan sepanjang sumbu xx dan 44 satuan sepanjang sumbu yy. Dalam koordinat polar, (5,θ)(5,\theta) berarti bergerak 55 satuan dari titik asal lalu berputar sebesar θ\theta.

Sudut pandang ini lebih cocok untuk lingkaran, spiral, dan gerak mengelilingi pusat. Ini juga menjelaskan mengapa koordinat polar tidak tunggal: (r,θ)(r,\theta) dan (r,θ+2π)(r,\theta + 2\pi) adalah titik yang sama, dan (r,θ)(r,\theta) serta (r,θ+π)(-r,\theta + \pi) juga merupakan titik yang sama.

Cara mengonversi koordinat polar dan Kartesius

Untuk berpindah dari polar ke Kartesius, substitusikan rr dan θ\theta ke dalam

x=rcosθ,y=rsinθx = r\cos\theta,\quad y = r\sin\theta

Untuk berpindah dari Kartesius ke polar, pertama cari jaraknya:

r=x2+y2r = \sqrt{x^2 + y^2}

Lalu pilih sudut θ\theta yang mengarah ke kuadran yang benar. Misalnya, titik (3,3)(-3,3) memiliki tanθ=1\tan\theta = -1, tetapi sudut yang benar berada di Kuadran II, jadi θ=3π4\theta = \frac{3\pi}{4}, bukan π4-\frac{\pi}{4}.

Ada satu kasus khusus: di titik asal, r=0r = 0 dan sudutnya tidak tunggal. Sudut berapa pun akan jatuh pada titik yang sama.

Cara menggambar grafik persamaan polar

Persamaan polar memberi tahu bagaimana rr berubah saat θ\theta berubah. Ini berbeda dari persamaan Kartesius, yang biasanya langsung menghubungkan yy dan xx.

Karena itu, persamaan seperti r=2r = 2, r=1+cosθr = 1 + \cos\theta, dan r=θr = \theta terasa alami dalam bentuk polar. Persamaan-persamaan itu menyatakan jarak dari titik asal saat sudut berubah.

Contoh kerja: ubah r=2cosθr = 2\cos\theta ke bentuk Kartesius

Contoh ini menunjukkan bagaimana persamaan polar bisa menyembunyikan grafik yang sebenarnya sudah familiar. Mulailah dengan

r=2cosθr = 2\cos\theta

Kalikan kedua ruas dengan rr:

r2=2rcosθr^2 = 2r\cos\theta

Sekarang gunakan r2=x2+y2r^2 = x^2 + y^2 dan rcosθ=xr\cos\theta = x:

x2+y2=2xx^2 + y^2 = 2x

Lengkapi kuadrat:

x22x+y2=0x^2 - 2x + y^2 = 0 (x1)2+y2=1(x - 1)^2 + y^2 = 1

Jadi grafiknya adalah lingkaran berpusat di (1,0)(1,0) dengan jari-jari 11.

Ini juga menjelaskan bentuknya. Saat θ=0\theta = 0, cosθ\cos\theta bernilai positif dan paling besar, jadi kurva memanjang ke kanan. Ketika cosθ\cos\theta bernilai negatif, rr menjadi negatif, yang membalik titik sebesar π\pi dan tetap menelusuri lingkaran yang sama.

Kesalahan umum dalam koordinat polar

Salah satu kesalahan umum adalah menganggap setiap titik hanya punya satu bentuk polar. Padahal tidak, jadi dua jawaban bisa tampak berbeda tetapi tetap menyatakan titik yang sama.

Kesalahan lain adalah memakai θ=tan1(y/x)\theta = \tan^{-1}(y/x) tanpa memeriksa kuadrannya. Itu bisa memberi arah yang salah meskipun rr sudah benar.

Siswa juga sering mencampur radian dan derajat. Grafik bergantung pada satuan yang dipakai dalam soal, jadi pastikan pilihan itu konsisten.

Kesalahan terakhir adalah lupa arti rr negatif. Itu tidak berarti "tidak valid." Itu berarti bergerak ke arah yang berlawanan dari sudut yang diberikan. Di titik asal, kesalahan kebalikannya terjadi: siswa mencoba memaksakan satu sudut, padahal di sana tidak diperlukan satu sudut tunggal.

Kapan koordinat polar berguna

Koordinat polar sangat berguna ketika suatu soal memiliki simetri radial atau gerak sudut. Contoh umum meliputi lingkaran yang berpusat di titik asal, kurva berbentuk spiral, model gerak orbit, serta medan atau gelombang yang bergantung pada jarak dari titik pusat.

Koordinat ini juga berguna dalam kalkulus dan fisika karena beberapa integral dan persamaan menjadi lebih sederhana ketika jarak dan sudut adalah variabel alaminya.

Coba konversi serupa

Coba versi Anda sendiri dengan r=4sinθr = 4\sin\theta. Ubah ke bentuk Kartesius dan tentukan grafiknya. Jika Anda mendapatkan lingkaran, berarti Anda melihat pola konversi yang sama dalam arah yang sedikit berbeda.

Butuh bantuan mengerjakan soal?

Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.

Buka GPAI Solver →