Perhitungan titrasi asam-basa membantu Anda menentukan konsentrasi atau jumlah zat yang belum diketahui dari volume titrasi yang terukur. Pada sebagian besar soal, Anda mencari mol larutan yang diketahui, menggunakan persamaan reaksi setara, lalu menentukan besaran yang belum diketahui.

Jika asam dan basa bereaksi dalam perbandingan 1:11:1, jalan pintasnya adalah:

CaVa=CbVbC_a V_a = C_b V_b

Jalan pintas itu hanya berlaku ketika satu mol asam bereaksi dengan satu mol basa. Jika koefisiennya bukan 1:11:1, gunakan persamaan reaksi setara alih-alih memaksakan jalan pintas tersebut.

Apa yang Sebenarnya Dilakukan dalam Perhitungan Titrasi

Perhitungan titrasi didasarkan pada titik ekuivalen. Pada titik itu, asam dan basa telah bereaksi dalam perbandingan mol yang tepat sesuai persamaan reaksi setara.

Gunakan alur ini setiap kali:

  1. Tulis reaksi setara.
  2. Ubah konsentrasi dan volume yang diketahui menjadi mol.
  3. Gunakan perbandingan mol dari persamaan.
  4. Tentukan konsentrasi atau volume yang belum diketahui.

Jika Anda menghitung mol secara langsung dengan n=CVn = CV, gunakan konsentrasi dalam mol/L\mathrm{mol/L} dan volume dalam L\mathrm{L}. Jika Anda memakai persamaan perbandingan dengan volume di kedua sisi, satuan volume boleh tetap dalam mL selama sama.

Rumus Umum Titrasi Asam-Basa

Untuk reaksi setara berbentuk

aA+bBproductsaA + bB \rightarrow \text{products}

syarat pada titik ekuivalen adalah:

nAa=nBb\frac{n_A}{a} = \frac{n_B}{b}

Dengan menggunakan n=CVn = CV, ini menjadi:

CAVAa=CBVBb\frac{C_A V_A}{a} = \frac{C_B V_B}{b}

Inilah rumus yang andal. Jalan pintas CaVa=CbVbC_a V_a = C_b V_b hanyalah kasus khusus ketika a=b=1a = b = 1.

Contoh Soal: Menentukan Konsentrasi Asam yang Tidak Diketahui

Misalkan 25.0 mL25.0\ \mathrm{mL} asam klorida, HCl, dititrasi dengan natrium hidroksida, NaOH, berkonsentrasi 0.100 mol/L0.100\ \mathrm{mol/L}. Titik ekuivalen tercapai setelah ditambahkan 18.6 mL18.6\ \mathrm{mL} NaOH. Tentukan konsentrasi HCl tersebut.

Mulailah dengan reaksi setara:

HCl+NaOHNaCl+H2O\mathrm{HCl} + \mathrm{NaOH} \rightarrow \mathrm{NaCl} + \mathrm{H_2O}

Ini adalah reaksi 1:11:1, jadi mol HCl dan NaOH sama pada titik ekuivalen.

Langkah 1: Tentukan Mol NaOH yang Ditambahkan

Ubah volume NaOH ke liter:

18.6 mL=0.0186 L18.6\ \mathrm{mL} = 0.0186\ \mathrm{L}

Lalu hitung mol NaOH:

n(NaOH)=CV=0.100×0.0186=0.00186 moln(\mathrm{NaOH}) = CV = 0.100 \times 0.0186 = 0.00186\ \mathrm{mol}

Langkah 2: Gunakan Perbandingan Mol

Karena reaksinya 1:11:1:

n(HCl)=0.00186 moln(\mathrm{HCl}) = 0.00186\ \mathrm{mol}

Langkah 3: Tentukan Konsentrasi HCl

Ubah volume asam ke liter:

25.0 mL=0.0250 L25.0\ \mathrm{mL} = 0.0250\ \mathrm{L}

Lalu hitung:

C(HCl)=nV=0.001860.0250=0.0744 mol/LC(\mathrm{HCl}) = \frac{n}{V} = \frac{0.00186}{0.0250} = 0.0744\ \mathrm{mol/L}

Jadi, konsentrasi asam klorida tersebut adalah 0.0744 mol/L0.0744\ \mathrm{mol/L}.

Logikanya sama pada sebagian besar soal titrasi: volume terukur ditambah konsentrasi yang diketahui menghasilkan mol, lalu perbandingan mol memberikan besaran yang belum diketahui.

Saat CaVa=CbVbC_a V_a = C_b V_b Tidak Berlaku

Siswa sering menghafal M1V1=M2V2M_1 V_1 = M_2 V_2 terlalu cepat. Hal ini menyebabkan kesalahan ketika reaksinya bukan 1:11:1.

Sebagai contoh, asam sulfat bereaksi dengan natrium hidroksida sebagai berikut:

H2SO4+2NaOHNa2SO4+2H2O\mathrm{H_2SO_4} + 2\mathrm{NaOH} \rightarrow \mathrm{Na_2SO_4} + 2\mathrm{H_2O}

Di sini, satu mol asam bereaksi dengan dua mol basa. Pada titik ekuivalen:

CH2SO4VH2SO41=CNaOHVNaOH2\frac{C_{\mathrm{H_2SO_4}} V_{\mathrm{H_2SO_4}}}{1} = \frac{C_{\mathrm{NaOH}} V_{\mathrm{NaOH}}}{2}

Jika Anda keliru menyamakan kedua hasil kali CVCV, jawabannya akan meleset sebesar faktor 22. Persamaan reaksi setaralah yang melindungi Anda dari kesalahan itu.

Kesalahan Umum dalam Perhitungan Titrasi

Menganggap titik akhir benar-benar tepat

Dalam praktikum nyata, titik akhir indikator hanyalah perkiraan titik ekuivalen. Dalam banyak soal buku teks, keduanya dianggap sama kecuali soal menyatakan sebaliknya.

Lupa menyetarakan persamaan reaksi

Perbandingan mol berasal dari persamaan reaksi setara, bukan dari nama zat kimianya. Jika koefisiennya salah, seluruh perhitungannya juga salah.

Mencampur satuan secara sembarangan

Jika Anda menggunakan n=CVn = CV secara langsung, ubah volume ke liter. Jika Anda menggunakan bentuk perbandingan seperti CAVAa=CBVBb\frac{C_A V_A}{a} = \frac{C_B V_B}{b}, satuan volume di kedua sisi boleh sama, tetapi tetap harus konsisten.

Bingung membedakan konsentrasi dan mol

Volume besar dari larutan encer dapat mengandung jumlah mol yang sama dengan volume kecil dari larutan pekat. Reaksi bergantung pada mol, bukan pada konsentrasi saja.

Kapan Perhitungan Titrasi Asam-Basa Digunakan

Perhitungan ini digunakan untuk menentukan konsentrasi yang tidak diketahui, menstandarisasi larutan, dan memeriksa apakah larutan yang dibuat memiliki konsentrasi sesuai harapan.

Perhitungan ini juga muncul dalam soal netralisasi umum. Setiap kali soal menanyakan berapa banyak asam bereaksi dengan berapa banyak basa, biasanya gagasan stoikiometri yang sama ada di baliknya.

Coba Satu Soal Titrasi Lagi

Ubah satu angka saja pada contoh soal, misalnya volume NaOH, lalu selesaikan lagi dari awal. Itu adalah cara tercepat untuk memeriksa apakah metodenya benar-benar dipahami tanpa menghafal jalan pintas secara membabi buta.

Butuh bantuan mengerjakan soal?

Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.

Buka GPAI Solver →