Taksonomi Bloom adalah kerangka untuk mengklasifikasikan tugas belajar berdasarkan jenis pemikiran yang dibutuhkan. Dalam versi revisi yang digunakan di banyak kelas, enam tingkatannya adalah mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta.
Dalam biologi, ini membantu Anda membedakan antara menyebutkan bagian-bagian sel dan menilai apakah bukti mendukung suatu klaim. Siswa menggunakannya untuk belajar dengan lebih terarah, dan guru menggunakannya untuk menulis pertanyaan serta tujuan pembelajaran yang lebih jelas.
6 Tingkatan Taksonomi Bloom
1. Mengingat
Tingkatan ini berkaitan dengan mengingat kembali informasi. Dalam biologi, ini bisa berarti membuat daftar bagian-bagian sel atau menyebutkan reaktan fotosintesis.
Tugas tetap berada pada tingkat ingatan jika siswa terutama hanya mengambil kembali suatu fakta tanpa menjelaskan atau menggunakannya.
2. Memahami
Di sini, pelajar menjelaskan suatu gagasan dengan bahasa yang sederhana. Misalnya, seorang siswa dapat menjelaskan mengapa fotosintesis penting bagi tumbuhan atau merangkum peran klorofil.
Ini berbeda dari mengingat karena siswa menunjukkan makna, bukan sekadar mengingat kembali.
3. Menerapkan
Pada tingkatan ini, pelajar menggunakan pengetahuan dalam situasi tertentu. Pertanyaan biologi mungkin meminta siswa memprediksi apa yang terjadi pada fotosintesis jika intensitas cahaya menurun.
Syarat utamanya adalah gagasan tersebut digunakan, bukan hanya diulang.
4. Menganalisis
Menganalisis berarti memecah sesuatu menjadi bagian-bagian dan melihat bagaimana bagian-bagian itu saling berhubungan. Seorang siswa mungkin membandingkan reaksi terang dengan siklus Calvin dan menjelaskan bagaimana keduanya saling bergantung.
Tingkatan ini berfokus pada struktur, hubungan, dan pola.
5. Mengevaluasi
Mengevaluasi berarti membuat penilaian berdasarkan kriteria. Dalam biologi, seorang siswa mungkin menilai apakah kesimpulan praktikum tentang aktivitas enzim didukung dengan baik oleh data.
Bagian pentingnya bukan sekadar memiliki pendapat. Yang penting adalah mempertahankan penilaian dengan alasan.
6. Mencipta
Mencipta berarti menghasilkan sesuatu yang baru dari apa yang telah dipelajari. Seorang siswa mungkin merancang eksperimen tentang pertumbuhan tumbuhan di bawah kondisi cahaya yang berbeda atau menulis penjelasan model yang menghubungkan fotosintesis dengan aliran energi ekosistem.
Ini adalah tingkatan tertinggi dalam taksonomi revisi, tetapi tetap bergantung pada tingkatan-tingkatan yang lebih rendah sudah dikuasai.
Satu Contoh Biologi Menggunakan Fotosintesis
Menggunakan satu topik yang sama di semua enam tingkatan membuat kerangka ini jauh lebih mudah dipahami.
- Mengingat: Sebutkan masukan dan keluaran utama fotosintesis.
- Memahami: Jelaskan dengan kata-kata Anda sendiri mengapa fotosintesis penting bagi tumbuhan.
- Menerapkan: Prediksi apa yang akan terjadi jika tumbuhan mendapat lebih sedikit cahaya.
- Menganalisis: Bandingkan reaksi terang dengan siklus Calvin.
- Mengevaluasi: Tentukan apakah penjelasan seorang siswa tentang fotosintesis sudah lengkap secara ilmiah, lalu berikan alasan untuk keputusan Anda.
- Mencipta: Rancang pelajaran sederhana, diagram, atau eksperimen yang mengajarkan fotosintesis kepada siswa lain.
Perhatikan apa yang berubah dari satu tingkatan ke tingkatan berikutnya. Topiknya tetap sama, tetapi pemikirannya menjadi lebih menuntut.
Mengapa Taksonomi Bloom Berguna
Taksonomi Bloom membantu mengubah tujuan yang samar menjadi tugas yang jelas. "Pelajari fotosintesis" itu tidak jelas. "Bandingkan dua tahap fotosintesis" jauh lebih spesifik dan biasanya menunjukkan tingkat berpikir yang lebih tinggi.
Ini penting dalam biologi karena banyak siswa merasa mereka memahami suatu topik padahal mereka hanya bisa mengenali kosakatanya. Taksonomi ini dengan cepat memperlihatkan kesenjangan tersebut.
Kesalahan Umum Saat Menggunakan Taksonomi Bloom
Menganggap Tingkatan Sebagai Tangga Yang Kaku
Tingkatan-tingkatan ini berguna, tetapi pembelajaran nyata tidak selalu benar-benar linear. Tugas yang kuat bisa melibatkan lebih dari satu tingkatan sekaligus.
Mengacaukan Tingkat Kesulitan Dengan Tingkat Kognitif
Sebuah tugas bisa terasa sulit tanpa menjadi tugas tingkat tinggi. Menghafal 30 istilah biologi mungkin sulit, tetapi itu tetap sebagian besar merupakan pekerjaan tingkat mengingat jika siswa hanya mengingat fakta.
Mencocokkan Tingkatan Hanya Dari Daftar Kata Kerja
Daftar kata kerja bisa membantu, tetapi tidak cukup jika berdiri sendiri. Kata kerja yang sama bisa menunjuk ke tingkatan yang berbeda tergantung pada perintahnya. "Jelaskan" bisa dangkal atau mendalam tergantung pada apa yang benar-benar harus dilakukan siswa.
Menganggap Tingkatan Lebih Tinggi Selalu Lebih Baik
Tugas tingkat tinggi tidak otomatis lebih baik untuk setiap tujuan. Jika kelas biologi perlu menguasai kosakata kunci terlebih dahulu, pekerjaan tingkat mengingat memang tepat.
Melupakan Syarat Di Balik Evaluasi
Evaluasi bukan sekadar preferensi. Evaluasi memerlukan kriteria, bukti, atau penalaran ilmiah.
Taksonomi Bloom Asli Vs Revisi
Anda mungkin melihat dua versi. Versi lama sering ditulis sebagai kata benda: knowledge, comprehension, application, analysis, synthesis, dan evaluation. Versi revisi biasanya ditulis sebagai kata kerja: remember, understand, apply, analyze, evaluate, dan create.
Kedua versi bertujuan menggambarkan kompleksitas kognitif yang semakin meningkat. Sebagian besar materi kelas saat ini menggunakan bentuk revisi, itulah sebabnya versi ini biasanya paling baik dipelajari terlebih dahulu.
Kapan Menggunakan Taksonomi Bloom
Taksonomi Bloom berguna saat Anda menulis tujuan pembelajaran biologi, merencanakan belajar ulang, menyusun kuis, atau memeriksa apakah suatu tugas benar-benar mengukur pemahaman, bukan sekadar pengenalan.
Taksonomi ini kurang membantu jika Anda memperlakukannya seperti hukum yang kaku. Kerangka ini paling efektif sebagai panduan praktis untuk membuat tugas menjadi lebih jelas.
Coba Versi Anda Sendiri
Pilih topik biologi lain seperti meiosis atau seleksi alam lalu tulis satu pertanyaan untuk masing-masing dari enam tingkatan. Cara ini biasanya membuat kerangka tersebut lebih cepat dipahami daripada hanya menghafal namanya.
Butuh bantuan mengerjakan soal?
Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.
Buka GPAI Solver →