Golongan darah diwariskan, dan sebagian besar soal genetika di sekolah dimulai dari sistem ABO. Dalam model itu, kamu mewarisi satu alel ABO dari masing-masing orang tua, dan pasangan alel itu membantu menentukan apakah golongan darahmu , , , atau .
Gagasan utamanya adalah bahwa pewarisan ABO bukan pola sederhana satu dominan-satu resesif. Alel dan dapat sama-sama terekspresi, itulah sebabnya golongan darah ada.
Cara Kerja Pewarisan Golongan Darah ABO
Sistem ABO biasanya dijelaskan dengan tiga alel:
Dalam model standar di kelas:
- menghasilkan penanda A
- menghasilkan penanda B
- tidak menghasilkan penanda A maupun B
Hubungan pentingnya adalah:
- dan bersifat kodominan satu sama lain
- bersifat resesif terhadap dan
Ini menghasilkan pola genotipe-ke-fenotipe berikut:
- tipe : atau
- tipe : atau
- tipe :
- tipe :
Jika kamu hanya mengingat satu petunjuk, ingatlah tipe . Itu menunjukkan bahwa dan dapat muncul bersama pada orang yang sama.
Mengapa Tipe AB Penting
Jika golongan darah mengikuti pola dominan-resesif sederhana, kamu tidak akan mengharapkan satu orang menunjukkan penanda A dan B sekaligus. Tipe ada karena dan dapat terekspresi bersama.
Itulah sebabnya genetika golongan darah menjadi contoh standar kodominansi. Kodominansi berarti kedua alel memengaruhi fenotipe dalam kondisi tersebut.
Contoh Kotak Punnett Golongan Darah
Misalkan satu orang tua memiliki genotipe dan yang lain memiliki genotipe . Dalam penyebutan sehari-hari, orang sering menyebutnya "AO" dan "BO", tetapi notasi alel membuat genetikanya lebih jelas.
Masing-masing orang tua dapat menurunkan satu dari dua alel:
- orang tua dapat menurunkan atau
- orang tua dapat menurunkan atau
Kotak Punnett-nya adalah:
Jadi golongan darah yang mungkin adalah:
Jika setiap genotipe sama-sama mungkin dalam model sederhana ini, setiap hasil memiliki peluang .
Ini adalah contoh yang diingat banyak siswa karena menunjukkan sesuatu yang awalnya terasa mengejutkan: dua orang tua yang bukan bergolongan darah tetap bisa memiliki anak bergolongan darah , tetapi hanya jika masing-masing orang tua membawa alel .
Di Mana Faktor Rh Berperan
Saat mengatakan "golongan darah", orang sering maksudnya adalah ABO plus Rh, seperti atau .
Dalam genetika pengantar, Rh sering disederhanakan menjadi model pewarisan positif-versus-negatif yang terutama terkait dengan antigen D. Dalam model yang disederhanakan itu, Rh-positif dianggap dominan terhadap Rh-negatif. Itu cocok untuk banyak soal dasar, tetapi sistem golongan darah Rh yang lengkap lebih rumit daripada persilangan satu gen di kelas.
Jadi jika sebuah soal menanyakan genetika golongan darah, periksa dulu sistem mana yang dimaksud:
- ABO saja
- Rh saja
- ABO dan Rh bersama
Jangan mencampurkan sistem-sistem itu kecuali soal tersebut secara eksplisit menggabungkannya.
Kesalahan Umum dalam Genetika Golongan Darah
Mengira A dan B saling dominan satu sama lain
Itu tidak benar. Dalam model ABO dasar, dan bersifat kodominan. Jika seseorang mewarisi keduanya, fenotipenya adalah tipe .
Menganggap tipe O berarti "tidak ada genetika yang terlibat"
Tipe tetap bergantung pada pewarisan. Dalam model ABO di kelas, tipe muncul ketika seseorang mewarisi dari kedua orang tua dan memiliki genotipe .
Lupa bahwa fenotipe tidak menunjukkan setiap genotipe
Seseorang dengan tipe bisa memiliki genotipe atau . Seseorang dengan tipe bisa memiliki genotipe atau . Kamu tidak selalu bisa menyimpulkan genotipe yang tepat hanya dari golongan darahnya.
Menganggap penentuan golongan darah nyata hanya masalah satu gen
Pewarisan ABO adalah model pengajaran yang kuat, tetapi kedokteran transfusi nyata lebih luas. Rh penting, dan ada juga sistem golongan darah lainnya.
Kapan Genetika Golongan Darah Digunakan
Genetika golongan darah muncul dalam genetika pengantar, soal pewarisan sifat, dasar-dasar transfusi, dan soal penalaran gaya penentuan orang tua. Ini juga menjadi pengingat praktis bahwa tidak semua sifat mengikuti pola dominan-resesif yang paling sederhana.
Topik ini menjadi sangat berguna ketika kamu membandingkan dominansi penuh, kodominansi, dan sifat-sifat yang membutuhkan lebih dari satu aturan sederhana seperti di kelas.
Coba Kasus Serupa
Coba versimu sendiri dengan satu orang tua dan orang tua lainnya . Pertama, daftarkan gamet yang mungkin, lalu prediksi golongan darah yang mungkin sebelum memeriksanya dengan kotak Punnett. Jika kamu ingin model pewarisan lain untuk dibandingkan, pelajari genetika Mendel.
Butuh bantuan mengerjakan soal?
Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.
Buka GPAI Solver →