Teori ring mempelajari himpunan tempat penjumlahan dan perkalian bekerja bersama secara teratur. Model utamanya adalah bilangan bulat: kita bisa menjumlahkan, mengurangkan, dan mengalikan, dan operasi-operasi itu mengikuti aturan yang konsisten.
Ring bukan sekadar "himpunan dengan perkalian". Agar menjadi ring, penjumlahan harus berperilaku seperti pada bilangan bulat, perkalian harus asosiatif, dan perkalian harus distributif terhadap penjumlahan.
Apa itu ring dalam matematika?
Sebuah ring adalah himpunan dengan dua operasi, dan , sehingga:
- adalah grup abelian.
- Perkalian bersifat asosiatif: untuk semua .
- Perkalian distributif terhadap penjumlahan:
dan
Syarat pertama berarti penjumlahan memiliki elemen nol, setiap elemen memiliki invers aditif, penjumlahan bersifat asosiatif, dan penjumlahan bersifat komutatif. Dalam bahasa sederhana: terhadap penjumlahan, himpunan ini berperilaku seperti bilangan bulat.
Beberapa buku juga mensyaratkan adanya identitas perkalian . Sebagian berfokus pada ring komutatif, yaitu saat . Itu adalah syarat tambahan yang penting, tetapi tidak selalu menjadi bagian dari setiap definisi ring.
Fungsi ideal dalam teori ring
Ideal adalah subhimpunan yang tetap stabil ketika dikalikan dengan elemen dari seluruh ring. Kestabilan inilah yang memungkinkan terbentuknya ring hasil bagi, mirip seperti subgrup normal memungkinkan terbentuknya grup hasil bagi.
Jika adalah ring komutatif, sebuah subhimpunan adalah ideal jika:
- tertutup terhadap penjumlahan dan invers aditif.
- Untuk setiap dan setiap , hasil kali tetap berada di .
Dalam ring nonkomutatif, kita harus membedakan ideal kiri, ideal kanan, dan ideal dua sisi. Dalam ring komutatif, perbedaan itu hilang.
Contoh terperinci: mengapa adalah ideal dari
Ring dengan penjumlahan dan perkalian biasa adalah contoh standar pertama dari sebuah ring. Ring ini juga komutatif dan memiliki identitas perkalian .
Sekarang perhatikan subhimpunan bilangan bulat genap:
Himpunan ini adalah ideal dari karena memenuhi dua uji di atas.
Pertama, himpunan ini tertutup terhadap penjumlahan:
jadi jumlah dua bilangan bulat genap tetap genap. Himpunan ini juga tertutup terhadap invers aditif karena
yang juga tetap genap.
Kedua, himpunan ini menyerap perkalian oleh sembarang bilangan bulat. Jika dan , maka
yang sekali lagi genap.
Jadi bukan hanya subhimpunan dengan pola tertentu. Himpunan ini tetap berada di dalam dirinya sendiri terhadap penjumlahan, invers aditif, dan perkalian oleh sembarang bilangan bulat, dan itulah tepatnya yang harus dipenuhi oleh sebuah ideal.
Contoh ini layak diingat karena pola yang sama muncul berulang kali: ideal adalah subhimpunan yang tidak bisa didorong keluar posisinya oleh seluruh ring melalui perkalian.
Bukan contoh: bilangan bulat ganjil bukan ideal
Bilangan bulat ganjil bukan ideal dari .
Himpunan ini sudah gagal tertutup terhadap penjumlahan, karena ganjil ganjil genap. Himpunan ini juga gagal memenuhi syarat penyerapan: misalnya,
dan bukan bilangan ganjil.
Itulah perbedaan utamanya. Ideal bukan sekadar subhimpunan yang mudah dikenali. Ideal harus memenuhi syarat ketertutupan dan penyerapan secara tepat.
Kesalahan umum dalam teori ring
Mengacaukan ketertutupan aditif dengan uji ideal yang lengkap
Tertutup terhadap penjumlahan saja tidak cukup. Anda juga memerlukan ketertutupan terhadap invers aditif dan sifat penyerapan terhadap perkalian oleh elemen ring sembarang.
Menganggap komutatif itu otomatis
Banyak contoh pertama adalah ring komutatif, tetapi tidak semua ring bersifat komutatif. Ring matriks adalah contoh tandingan yang standar.
Menganggap setiap ring harus memuat
Banyak penulis memang mensyaratkan adanya identitas perkalian, dan banyak juga yang tidak. Saat membaca atau menulis tentang teori ring, nyatakan konvensinya jika itu penting.
Mencampuradukkan subring dan ideal
Subring adalah ring yang lebih kecil di dalam sebuah ring. Ideal dirancang agar berinteraksi dengan baik terhadap perkalian dari seluruh ring. Keduanya adalah gagasan yang berkaitan, tetapi bukan syarat yang sama.
Di mana teori ring digunakan
Teori ring muncul dalam aritmetika modular, aljabar polinomial, teori bilangan, dan geometri aljabar. Teori ini juga menjadi bagian dari bahasa yang mendasari beberapa konstruksi kriptografi.
Anda tidak perlu memahami aplikasi tingkat lanjut itu untuk mempelajari gagasan dasarnya. Untuk pemahaman awal, anggap teori ring sebagai kajian tentang sistem mirip bilangan tempat penjumlahan dan perkalian berinteraksi secara teratur.
Coba soal serupa
Cobalah versi Anda sendiri dengan atau di dalam . Periksa dua syarat yang sama: ketertutupan terhadap penjumlahan dan invers aditif, lalu penyerapan terhadap perkalian oleh sembarang bilangan bulat.
Butuh bantuan mengerjakan soal?
Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.
Buka GPAI Solver →