Bearing adalah arah yang ditulis sebagai sudut yang diukur searah jarum jam dari utara. Dalam sistem tiga angka yang digunakan di matematika sekolah dan navigasi dasar, sudut ditulis dengan tiga digit: timur adalah 090090^\circ, selatan adalah 180180^\circ, dan barat adalah 270270^\circ.

Itulah gagasan utama di balik sebagian besar soal bearing. Mulailah dari utara, putar searah jarum jam, lalu berhenti saat mencapai garis perjalanan atau garis yang menghubungkan dua titik.

Arti bearing tiga angka

Dalam konteks sekolah dan navigasi yang umum, bearing menggunakan sistem lingkaran penuh:

0 to 3600^\circ \text{ to } 360^\circ

diukur searah jarum jam dari utara.

Jadi:

  • 000000^\circ atau 360360^\circ menunjukkan utara
  • 090090^\circ menunjukkan timur
  • 180180^\circ menunjukkan selatan
  • 270270^\circ menunjukkan barat

Sebagai contoh, bearing 045045^\circ berarti 4545^\circ searah jarum jam dari utara. Bearing 210210^\circ berarti arahnya sudah melewati selatan, dengan putaran searah jarum jam dari utara hingga sudut mencapai 210210^\circ.

Cara mengukur atau menggambar bearing

Gunakan urutan ini setiap kali:

  1. Tandai titik awal.
  2. Gambar atau tentukan garis utara pada titik itu.
  3. Ukur searah jarum jam dari utara.
  4. Tulis sudut dengan tiga digit.

Titik awal itu penting. Bearing BB dari AA diukur di AA, bukan di BB.

Contoh soal: bearing balik

Misalkan sebuah perahu bergerak dari pelabuhan AA ke pelampung BB dengan bearing 065065^\circ. Tentukan bearing AA dari BB.

Ini adalah bearing balik. Dalam sistem lingkaran penuh, arah balik selalu berjarak 180180^\circ karena berada pada garis yang sama tetapi ke arah berlawanan.

Karena 065<180065^\circ < 180^\circ, tambahkan 180180^\circ:

065+180=245065^\circ + 180^\circ = 245^\circ

Jadi bearing AA dari BB adalah

245245^\circ

Jika bearing awal kurang dari 180180^\circ, tambahkan 180180^\circ. Jika nilainya 180180^\circ atau lebih, kurangkan 180180^\circ.

Cara cepat membayangkan bearing yang umum

Beberapa bearing lebih mudah dipahami jika diubah ke bahasa biasa:

  • 030030^\circ berarti 3030^\circ ke timur dari utara
  • 120120^\circ berarti 3030^\circ ke selatan dari timur
  • 300300^\circ berarti 6060^\circ ke barat dari utara

Ini hanya bantuan untuk membayangkan arah. Bearing resminya tetap ditulis sebagai sudut tiga angka yang diukur searah jarum jam dari utara.

Kesalahan umum pada bearing

Mengukur dari timur, bukan dari utara

Bearing tidak dimulai dari sumbu horizontal kecuali soal menyatakannya demikian. Dalam soal bearing standar, pengukuran dimulai dari utara.

Berputar ke arah yang salah

Bearing tiga angka diukur searah jarum jam. Jika kamu mengukurnya berlawanan arah jarum jam, arah yang diperoleh akan salah.

Lupa format tiga digit

Tulis 040040^\circ, bukan 4040^\circ. Nilainya memang sudut yang sama, tetapi format tiga digit adalah bagian dari notasinya.

Menggunakan titik awal yang salah

Bearing BB dari AA tidak sama dengan bearing AA dari BB. Jika arahnya dibalik, bearing berubah sebesar 180180^\circ dalam sistem lingkaran penuh.

Kapan bearing digunakan

Bearing muncul dalam pembacaan peta, navigasi laut, penerbangan, survei, dan soal geometri tentang arah. Bearing sangat berguna ketika arah perlu disampaikan dengan jelas menggunakan satu sudut, bukan frasa yang samar seperti "kira-kira timur laut."

Dalam matematika sekolah, bearing sering digabungkan dengan segitiga dan trigonometri. Setelah mengetahui arah dan satu atau dua jarak, kamu bisa mulai mencari sisi atau sudut yang belum diketahui.

Coba soal serupa

Titik CC berada pada bearing 140140^\circ dari titik DD. Tentukan bearing DD dari CC.

Buat sketsa kedua titik, gambar garis utara pada masing-masing titik, lalu periksa bahwa jawabanmu mengarah kembali sepanjang garis lurus yang sama. Sketsa cepat itu membantu menangkap sebagian besar kesalahan pada soal bearing.

Butuh bantuan mengerjakan soal?

Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.

Buka GPAI Solver →