Persamaan aljabar menyatakan bahwa dua ekspresi aljabar bernilai sama. Menyelesaikannya berarti mencari nilai atau beberapa nilai yang membuat kesetaraan itu benar.
Langkah awal yang berguna adalah mengenali jenis persamaannya. Persamaan linear, persamaan kuadrat, dan persamaan rasional tidak diselesaikan dengan cara yang sama, jadi bentuk persamaan memberi petunjuk tentang langkah berikutnya.
Apa Itu Persamaan Aljabar
Contoh sederhana adalah
Jika , kedua ruas sama, jadi adalah solusi.
Secara umum, persamaan aljabar dibentuk dari variabel, bilangan, dan operasi seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan pangkat. Solusi yang diperbolehkan bergantung pada sistem bilangannya. Misalnya, beberapa persamaan tidak memiliki solusi real, tetapi memiliki solusi kompleks.
Jenis Utama Persamaan Aljabar
Persamaan Linear
Dalam persamaan linear, variabel hanya muncul berpangkat satu:
Persamaan seperti ini biasanya diselesaikan dengan mengisolasi variabel.
Persamaan Kuadrat
Persamaan kuadrat memuat suku kuadrat:
Pada bilangan real, persamaan kuadrat dapat memiliki dua solusi, satu solusi kembar, atau tidak memiliki solusi real.
Persamaan Rasional
Persamaan rasional menempatkan variabel di penyebut:
Persamaan ini memerlukan perhatian ekstra karena ada nilai yang tidak diperbolehkan. Di sini, harus dikecualikan sebelum mulai.
Persamaan Radikal
Persamaan radikal menempatkan variabel di dalam akar:
Persamaan seperti ini sering mengharuskan kita menguadratkan kedua ruas, yang dapat menghasilkan jawaban yang tidak memenuhi persamaan asal.
Cara Memilih Metode Penyelesaian
Gunakan bentuk persamaan sebagai panduan:
- Jika persamaan linear, isolasi variabel.
- Jika persamaan kuadrat, pemfaktoran sering menjadi cara tercepat jika bisa dilakukan dengan rapi. Jika tidak, melengkapkan kuadrat atau rumus kuadrat mungkin lebih baik.
- Jika persamaan rasional, tentukan dulu nilai yang dilarang, lalu hilangkan penyebut dengan hati-hati.
- Jika persamaan radikal, isolasi bentuk akar sebelum menguadratkan, lalu periksa setiap hasil pada persamaan asal.
Gagasan utamanya sederhana: pilih metode yang sesuai dengan bentuk persamaan.
Contoh Dikerjakan: Menyelesaikan Persamaan Kuadrat
Selesaikan
Ini adalah persamaan kuadrat, jadi pertama periksa apakah bisa difaktorkan dengan rapi. Anda memerlukan dua bilangan yang hasil kalinya dan jumlahnya . Bilangan itu adalah dan , sehingga
Sekarang gunakan aturan hasil kali nol:
Setidaknya satu faktor harus bernilai nol:
Jadi kandidat solusinya adalah
Periksa keduanya pada persamaan asal:
dan
Kedua pemeriksaan benar, jadi kedua nilai tersebut merupakan solusi yang valid.
Kesalahan Umum Saat Menyelesaikan Persamaan Aljabar
Salah satu kesalahan umum adalah memilih metode yang tidak sesuai dengan bentuk persamaan. Jika sebuah persamaan berbentuk kuadrat, memperlakukannya seperti persamaan linear biasanya tidak akan menghasilkan solusi.
Kesalahan lain adalah mengabaikan batasan. Dalam persamaan rasional, setiap nilai yang membuat penyebut nol harus ditolak meskipun hasil aljabarnya tampak menghasilkan nilai itu.
Kesalahan ketiga muncul pada persamaan radikal. Menguadratkan kedua ruas dapat menghasilkan solusi ekstran, jadi pemeriksaan akhir pada persamaan asal wajib dilakukan.
Di Mana Persamaan Aljabar Digunakan
Persamaan aljabar muncul setiap kali suatu hubungan dinyatakan dengan simbol dan Anda perlu mencari nilai yang belum diketahui. Ini mencakup aljabar sekolah, rumus geometri, soal keuangan, serta banyak model dalam fisika dan teknik.
Kebiasaan yang penting tetap sama dalam setiap kasus: baca bentuknya terlebih dahulu, lalu selesaikan.
Coba Persamaan Serupa
Coba versi Anda sendiri dengan . Klasifikasikan dulu, pilih metode yang sesuai, lalu periksa setiap solusi pada persamaan asal. Jika ingin contoh lain, bandingkan proses itu dengan persamaan linear sederhana dan perhatikan bagaimana jenis persamaan mengubah strateginya.
Butuh bantuan mengerjakan soal?
Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.
Buka GPAI Solver →