Larutan penyangga adalah larutan yang menahan perubahan pH yang besar ketika sejumlah kecil asam kuat atau basa kuat ditambahkan. Sebagian besar contoh di kelas menggunakan asam lemah dengan basa konjugatnya, atau basa lemah dengan asam konjugatnya.

Gagasan intinya sederhana: larutan penyangga memiliki dua pasangan yang siap bereaksi. Satu pasangan menghilangkan H+H^+ yang ditambahkan, dan pasangan lainnya menghilangkan OHOH^- yang ditambahkan, sehingga pergeseran pH lebih kecil dibandingkan pada larutan tanpa penyangga.

Apa yang Membuat Suatu Larutan Menjadi Penyangga

Larutan penyangga asam biasanya mengandung:

  1. asam lemah, seperti asam asetat, HAHA
  2. basa konjugatnya, seperti asetat, AA^-

Larutan penyangga basa biasanya mengandung:

  1. basa lemah
  2. asam konjugatnya

Syarat utamanya adalah kedua anggota pasangan konjugat hadir dalam jumlah yang cukup berarti. Larutan yang hanya berisi asam asetat biasanya tidak dianggap sebagai penyangga praktis karena tidak memiliki cukup basa konjugat untuk menyerap asam yang ditambahkan.

Mengapa Larutan Penyangga Menahan Perubahan pH

Misalkan suatu penyangga mengandung HAHA dan AA^-. Jika sejumlah kecil asam kuat ditambahkan, basa konjugat AA^- bereaksi dengan sebagian besar asam yang ditambahkan itu:

A+H+HAA^- + H^+ \rightarrow HA

Jika sejumlah kecil basa kuat ditambahkan, asam lemah HAHA bereaksi dengan sebagian besar basa tersebut:

HA+OHA+H2OHA + OH^- \rightarrow A^- + H_2O

Dalam kedua kasus, asam kuat atau basa kuat yang ditambahkan diubah menjadi spesies yang lebih lemah. pH tidak tetap sama, tetapi perubahannya lebih kecil daripada jika tidak ada pasangan penyangga.

Kapan Persamaan Henderson-Hasselbalch Membantu

Untuk penyangga asam lemah, pendekatan yang banyak digunakan adalah persamaan Henderson-Hasselbalch:

pHpKa+log10([A][HA])\mathrm{pH} \approx \mathrm{p}K_a + \log_{10}\left(\frac{[A^-]}{[HA]}\right)

Persamaan ini paling berguna ketika:

  1. penyangga memang terdiri dari asam lemah dan basa konjugatnya
  2. kedua komponen hadir dalam jumlah yang sebanding dan tidak dapat diabaikan
  3. konsentrasi merupakan pendekatan yang dapat diterima untuk aktivitas

Dalam soal kelas dan banyak soal bergaya laboratorium, pendekatan ini cukup baik untuk membangun intuisi dan menyelesaikan perhitungan rutin. Dalam pekerjaan yang lebih teliti, ahli kimia juga mempertimbangkan aktivitas, kekuatan ionik, dan rincian kesetimbangan yang lebih lengkap.

Contoh Soal: Asam Asetat dan Asetat

Perhatikan larutan penyangga yang dibuat dari asam asetat dan asetat. Misalkan larutan 1.0L1.0 \, \mathrm{L} mengandung:

  1. 0.20mol0.20 \, \mathrm{mol} asam asetat, HAHA
  2. 0.20mol0.20 \, \mathrm{mol} asetat, AA^-

Untuk asam asetat, ambil pKa4.76\mathrm{p}K_a \approx 4.76.

Karena asam dan basa konjugat hadir dalam jumlah yang sama,

[A][HA]=1\frac{[A^-]}{[HA]} = 1

maka

log10(1)=0\log_{10}(1) = 0

dan pH penyangga kira-kira

pH4.76\mathrm{pH} \approx 4.76

Sekarang tambahkan 0.010mol0.010 \, \mathrm{mol} asam kuat, HClHCl. H+H^+ yang ditambahkan terutama bereaksi dengan asetat:

A+H+HAA^- + H^+ \rightarrow HA

Jumlah barunya kira-kira:

  1. A:0.200.010=0.19molA^-: 0.20 - 0.010 = 0.19 \, \mathrm{mol}
  2. HA:0.20+0.010=0.21molHA: 0.20 + 0.010 = 0.21 \, \mathrm{mol}

Karena volume larutan tetap mendekati 1.0L1.0 \, \mathrm{L}, perbandingan konsentrasi kira-kira sama dengan perbandingan mol:

pH4.76+log10(0.190.21)\mathrm{pH} \approx 4.76 + \log_{10}\left(\frac{0.19}{0.21}\right) pH4.76+log10(0.905)4.72\mathrm{pH} \approx 4.76 + \log_{10}(0.905) \approx 4.72

pH hanya turun sedikit, dari sekitar 4.764.76 menjadi sekitar 4.724.72. Perubahan kecil itulah fungsi utama larutan penyangga.

Kesalahan Umum pada Larutan Penyangga

Menganggap Setiap Larutan Asam Lemah sebagai Penyangga

Asam lemah saja dapat memiliki pH, tetapi penyangga praktis memerlukan pasangan konjugat. Tanpa kedua komponen, larutan memiliki kemampuan yang jauh lebih kecil untuk menyerap asam atau basa yang ditambahkan.

Menganggap pH Penyangga Tetap Konstan

Larutan penyangga menahan perubahan. Larutan penyangga tidak sepenuhnya mencegah perubahan. Jika Anda menambahkan terlalu banyak asam kuat atau basa kuat, penyangga dapat dilampaui.

Menggunakan Henderson-Hasselbalch Tanpa Menyebutkan Syaratnya

Persamaan ini adalah pendekatan, bukan hukum yang otomatis cocok untuk setiap larutan. Persamaan ini paling andal untuk kondisi penyangga asam lemah atau basa lemah yang umum, bukan untuk setiap larutan pekat atau sangat tidak ideal.

Mengabaikan Kapasitas Penyangga

Dua larutan penyangga dapat memiliki pH yang sama tetapi tetap berperilaku berbeda saat asam atau basa ditambahkan. Penyangga yang lebih pekat biasanya memiliki kapasitas lebih besar, artinya dapat menetralkan lebih banyak asam atau basa yang ditambahkan sebelum pH berubah banyak.

Lupa Apa yang Berubah karena Pengenceran

Jika Anda mengencerkan larutan penyangga tanpa banyak mengubah perbandingan asam terhadap basa, pH mungkin tetap cukup mirip, tetapi kapasitas penyangganya menjadi lebih kecil. Larutan menjadi lebih mudah dilampaui.

Di Mana Larutan Penyangga Digunakan

Larutan penyangga digunakan ketika pH perlu tetap berada dalam rentang yang dapat digunakan. Contoh umum meliputi sistem biologis, formulasi farmasi dan makanan, kimia analitik, serta titrasi di dekat daerah tempat pH sebaliknya akan berubah cepat.

Larutan penyangga juga penting di luar laboratorium. Kimia darah, aktivitas enzim, dan banyak proses industri bergantung pada pH yang tetap berada dalam rentang sempit, sehingga perilaku penyangga menjadi bagian dari cara sistem-sistem itu tetap stabil.

Coba Soal Serupa

Gunakan penyangga asam asetat yang sama, tetapi tambahkan 0.010mol0.010 \, \mathrm{mol} basa kuat alih-alih asam kuat. Lacak komponen mana yang bereaksi, perbarui rasio [A]/[HA][A^-]/[HA], dan periksa apakah pH naik kira-kira sebesar penurunan pada contoh di atas. Ini adalah langkah lanjutan yang baik jika Anda ingin menguji pemahaman Anda.

Butuh bantuan mengerjakan soal?

Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.

Buka GPAI Solver →