Perhitungan dosis obat berarti mengubah dosis yang diresepkan menjadi jumlah obat yang benar-benar diberikan. Dalam banyak soal tingkat pelajar, ini berarti berpindah dari mg/kg\mathrm{mg/kg} ke total mg\mathrm{mg} lalu dari mg\mathrm{mg} ke mL\mathrm{mL} atau tablet.

Alur ini hanya berlaku jika instruksi dan label produk sesuai untuk obat, rute pemberian, dan kekuatan sediaan yang sama. Jika ada dosis maksimum atau syarat lain yang disebutkan, terapkan syarat tersebut sebelum menerima angka akhir.

Perhitungan dosis obat dalam satu gagasan

Sebagian besar soal dosis dapat disederhanakan menjadi dua langkah.

Jika instruksi berbasis berat badan, pertama hitung jumlah obat yang dibutuhkan:

required dose (mg)=dose rate (mg/kg)×body weight (kg)\mathrm{required\ dose\ (mg)} = \mathrm{dose\ rate\ (mg/kg)} \times \mathrm{body\ weight\ (kg)}

Lalu ubah jumlah obat tersebut menjadi jumlah produk.

Untuk obat cair:

volume (mL)=required dose (mg)concentration (mg/mL)\mathrm{volume\ (mL)} = \frac{\mathrm{required\ dose\ (mg)}}{\mathrm{concentration\ (mg/mL)}}

Jika label ditulis sebagai

150 mg/5 mL,150\ \mathrm{mg}/5\ \mathrm{mL},

Anda dapat menuliskannya ulang terlebih dahulu menjadi

30 mg/mL.30\ \mathrm{mg/mL}.

Penulisan ulang ini sering menjadi langkah yang membuat sisa soal jauh lebih sederhana.

Mengapa satuan itu penting

Gagasan kimia yang mendasari soal ini adalah konsentrasi. Label seperti 150 mg/5 mL150\ \mathrm{mg}/5\ \mathrm{mL} memberi tahu Anda berapa banyak obat terlarut atau tersuspensi yang ada dalam volume tertentu.

Setelah Anda mengetahui jumlah yang dibutuhkan dalam mg\mathrm{mg}, Anda mencocokkan jumlah itu dengan konsentrasi produk yang tersedia. Itulah sebabnya perhitungan dosis terasa mirip dengan soal konsentrasi lain dalam kimia: jaga agar satuan tetap konsisten, lalu biarkan satuan memandu penyusunan perhitungan.

Contoh soal: dari mg/kg\mathrm{mg/kg} ke mL\mathrm{mL}

Misalkan suatu obat cair diresepkan sebesar

15 mg/kg15\ \mathrm{mg/kg}

untuk seorang anak dengan berat badan

20 kg.20\ \mathrm{kg}.

Label botol menyatakan

150 mg/5 mL.150\ \mathrm{mg}/5\ \mathrm{mL}.

Berapa mililiter untuk satu dosis?

Langkah 1: Tentukan jumlah obat yang dibutuhkan

required dose=15 mg/kg×20 kg=300 mg\mathrm{required\ dose} = 15\ \mathrm{mg/kg} \times 20\ \mathrm{kg} = 300\ \mathrm{mg}

Jadi jumlah yang diresepkan adalah

300 mg.300\ \mathrm{mg}.

Langkah 2: Ubah label menjadi mg/mL\mathrm{mg/mL}

150 mg5 mL=30 mg/mL\frac{150\ \mathrm{mg}}{5\ \mathrm{mL}} = 30\ \mathrm{mg/mL}

Langkah 3: Ubah mg\mathrm{mg} menjadi mL\mathrm{mL}

volume=300 mg30 mg/mL=10 mL\mathrm{volume} = \frac{300\ \mathrm{mg}}{30\ \mathrm{mg/mL}} = 10\ \mathrm{mL}

Jadi volume dosisnya adalah

10 mL.10\ \mathrm{mL}.

Contoh ini menunjukkan seluruh rangkaian dengan jelas:

mg/kgmgmL\mathrm{mg/kg} \rightarrow \mathrm{mg} \rightarrow \mathrm{mL}

Jika instruksi juga menyebutkan dosis maksimum per kali pemberian yang lebih rendah dari 300 mg300\ \mathrm{mg}, Anda harus menerapkan batas itu sebelum menerima 10 mL10\ \mathrm{mL} sebagai jawaban akhir.

Kesalahan umum dalam perhitungan dosis obat

Langsung melompat dari mg/kg\mathrm{mg/kg} ke mL\mathrm{mL}

Ini melewati jumlah obat yang sebenarnya. Dalam kebanyakan kasus, jalur yang rapi adalah dari dosis berbasis berat badan ke total mg\mathrm{mg} terlebih dahulu, lalu dari total mg\mathrm{mg} ke mL\mathrm{mL}.

Lupa mengubah konsentrasi

Banyak label ditulis per 5 mL5\ \mathrm{mL}, bukan per 1 mL1\ \mathrm{mL}. Jika Anda memperlakukan 150 mg/5 mL150\ \mathrm{mg}/5\ \mathrm{mL} seolah-olah sama dengan 150 mg/mL150\ \mathrm{mg/mL}, jawabannya akan salah dengan faktor 55.

Mengabaikan perbedaan antara dosis tunggal dan dosis harian

Beberapa instruksi ditulis per dosis, sementara yang lain ditulis per hari lalu dibagi. Jika resep menyatakan total harian diberikan dalam dua atau tiga kali pemberian, hitung jumlah harian terlebih dahulu lalu bagi sesuai petunjuk.

Melewatkan dosis maksimum

Perhitungan berbasis berat badan tidak selalu berarti "gunakan angka yang dihasilkan rumus." Jika instruksi atau label memberikan dosis maksimum per kali pemberian atau dosis maksimum harian, batas itu harus diperiksa sebelum jawaban digunakan.

Menganggap matematika sebagai seluruh keputusan klinis

Perhitungannya bisa benar tetapi tetap belum lengkap. Dosis nyata juga dapat bergantung pada usia, fungsi ginjal, indikasi, bentuk sediaan, dan rute pemberian.

Kapan perhitungan dosis obat digunakan

Anda akan melihat gagasan ini setiap kali obat tersedia dalam satu bentuk tetapi diresepkan dalam satuan lain. Contoh umum mencakup mengubah instruksi berbasis berat badan menjadi volume obat cair, mengubah dosis tetap menjadi jumlah tablet, atau memeriksa apakah total harian sudah dibagi dengan benar.

Cara berpikir yang sama juga muncul dalam kimia secara lebih luas. Ini tetap merupakan soal konsentrasi dan satuan, hanya diterapkan pada obat, bukan pada gelas beker di laboratorium.

Pemeriksaan cepat sebelum selesai

Ajukan tiga pertanyaan sebelum Anda berhenti:

  1. Apakah saya sudah menghitung jumlah obat dalam mg\mathrm{mg} terlebih dahulu?
  2. Apakah saya menggunakan kekuatan sediaan produk yang sebenarnya dengan satuan yang sesuai?
  3. Apakah saya sudah memeriksa apakah ada dosis maksimum atau syarat lain yang mengubah hasil?

Jika ketiga jawabannya ya, susunan perhitungannya biasanya sudah cukup kuat.

Coba soal serupa

Coba buat versi Anda sendiri dengan mengubah satu angka pada contoh soal, seperti berat badan anak atau kekuatan sediaan botol, lalu selesaikan lagi dari awal. Jika Anda ingin contoh lain yang dipandu tentang satuan dan konsentrasi, jelajahi kasus serupa di GPAI Solver.

Butuh bantuan mengerjakan soal?

Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.

Buka GPAI Solver →