Menyetarakan persamaan kimia berarti memilih koefisien agar setiap unsur memiliki jumlah atom yang sama di kedua sisi. Anda tidak mengubah rumus. Anda hanya mengubah berapa banyak unit setiap zat yang ikut dalam reaksi.
Hal ini berlaku karena reaksi kimia biasa mengikuti hukum kekekalan massa: atom hanya disusun ulang, bukan diciptakan atau dimusnahkan. Jika produk mengandung atom oksigen, maka pereaksi juga harus mengandung atom oksigen.
Apa Arti Sebenarnya dari Menyetarakan Persamaan Kimia
Tujuannya bukan membuat persamaan terlihat seimbang secara visual. Tujuannya adalah menyamakan jumlah atom untuk setiap unsur.
Sebagai contoh, mulai dari
Hidrogen tampak sudah benar pada pandangan pertama: ada atom H di kedua sisi. Oksigen belum. Sisi kiri memiliki atom oksigen, tetapi sisi kanan hanya memiliki .
Ubah Koefisien, Bukan Subskrip
Koefisien menunjukkan berapa banyak molekul atau satuan rumus yang Anda miliki. Subskrip adalah bagian dari identitas zat tersebut.
Jadi
berarti dua molekul air. Tetapi mengubah menjadi akan mengubah air menjadi hidrogen peroksida, yang merupakan senyawa berbeda.
Jika rumus kimianya sudah benar, hanya koefisien yang boleh diubah.
Contoh Langkah demi Langkah: Menyetarakan Pembakaran Metana
Perhatikan reaksi
Hitung jumlah atom di kedua sisi sebelum mengubah apa pun.
- Karbon: kiri , kanan
- Hidrogen: kiri , kanan
- Oksigen: kiri , kanan
Karbon sudah setara, jadi biarkan. Hidrogen kurang di sisi kanan, jadi beri angka di depan air:
Sekarang hitung ulang:
- Karbon: kiri , kanan
- Hidrogen: kiri , kanan
- Oksigen: kiri , kanan
Oksigen adalah satu-satunya unsur yang masih belum setara, jadi beri angka di depan :
Pemeriksaan akhir:
- Karbon: di setiap sisi
- Hidrogen: di setiap sisi
- Oksigen: di setiap sisi
Sekarang persamaan tersebut sudah setara.
Metode Langkah demi Langkah yang Andal
Untuk banyak soal pemula, urutan ini cukup efektif:
- Tulis rumus yang benar untuk pereaksi dan produk.
- Hitung atom dari setiap unsur di kedua sisi.
- Setarakan terlebih dahulu unsur yang hanya muncul dalam satu rumus di masing-masing sisi.
- Biarkan unsur seperti oksigen atau hidrogen untuk belakangan jika muncul dalam beberapa senyawa.
- Hitung ulang setiap unsur setelah setiap perubahan koefisien.
Ini adalah pola yang berguna, bukan aturan yang cocok untuk setiap reaksi. Bagian yang paling penting adalah menghitung ulang.
Kesalahan Umum Saat Menyetarakan Persamaan
Mengubah rumus zat itu sendiri
Mengubah subskrip berarti mengubah zatnya. Artinya, Anda tidak lagi menyetarakan reaksi yang sama.
Lupa bahwa satu koefisien mengubah semua atom dalam rumus
Jika Anda menaruh angka di depan , sekarang Anda memiliki atom hidrogen dan atom oksigen dari air, bukan hanya hidrogennya yang menjadi dua kali lipat.
Berhenti sebelum pemeriksaan akhir
Sebuah persamaan bisa terlihat hampir setara tetapi tetap salah selisih satu atom. Selalu hitung lagi setiap unsur di akhir.
Membiarkan koefisien pecahan pada jawaban akhir
Pecahan bisa muncul selama proses, terutama pada soal yang lebih sulit. Tetapi persamaan setara akhir biasanya ditulis dengan koefisien bilangan bulat terkecil.
Kapan Persamaan Kimia Setara Itu Penting
Penyetaraan adalah titik awal untuk stoikiometri, soal pereaksi pembatas, hasil reaksi, dan banyak perhitungan laboratorium. Jika persamaan tidak setara, perhitungan mol dan massa berikutnya tidak akan dapat diandalkan.
Coba Kerjakan Sendiri
Coba setarakan
Mulailah dengan aluminium, lalu perbaiki oksigen, dan akhiri dengan memeriksa apakah koefisiennya bisa disederhanakan menjadi bilangan bulat terkecil. Jika Anda ingin contoh lain setelah itu, coba reaksi pembakaran dan lihat apakah pola penghitungan yang sama masih berlaku.
Butuh bantuan mengerjakan soal?
Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.
Buka GPAI Solver →