Punnett square adalah tabel yang digunakan untuk memprediksi kemungkinan genotipe keturunan dari suatu persilangan genetik. Pada soal dasar satu gen, tabel ini membantu Anda menyusun alel dari kedua induk dan melihat rasio genotipe yang diharapkan dengan cepat.

Punnett square menunjukkan probabilitas, bukan kepastian. Hasilnya hanya bermakna jika soal menyatakan model pewarisan dengan jelas, misalnya satu gen dengan dominansi penuh, dan jika kombinasi alel dianggap memiliki peluang yang sama.

Definisi Punnett Square dengan Bahasa Sederhana

Setiap induk menyumbangkan satu alel untuk gen yang sedang diamati. Punnett square menata kemungkinan gamet tersebut dalam sebuah tabel sehingga Anda dapat menggabungkannya satu kotak pada satu waktu.

Ini memudahkan Anda untuk memisahkan tiga gagasan berikut:

  • genotipe induk
  • genotipe keturunan
  • fenotipe keturunan

Jika soal juga menyatakan hubungan dominansi, Anda dapat mengubah hasil genotipe menjadi rasio fenotipe. Jika tidak, berhentilah pada tingkat genotipe.

Cara Menyusun Punnett Square

1. Tulis genotipe induk

Misalkan kedua induk bersifat heterozigot:

Tt×TtTt \times Tt

Di sini, setiap induk memiliki satu alel TT dan satu alel tt.

2. Daftarkan gamet yang mungkin

Karena setiap gamet menerima satu alel untuk gen ini, masing-masing induk dapat menghasilkan TT atau tt.

3. Isi tabel

Letakkan gamet salah satu induk di bagian atas dan gamet induk lainnya di sisi samping:

TT tt
TT TTTT TtTt
tt TtTt tttt

4. Hitung genotipe terlebih dahulu

Empat kotak tersebut memberikan hasil genotipe berikut:

TT, Tt, Tt, ttTT,\ Tt,\ Tt,\ tt

Jadi rasio genotipenya adalah:

1 TT:2 Tt:1 tt1\ TT : 2\ Tt : 1\ tt

Itu juga berarti 25%25\% TTTT, 50%50\% TtTt, dan 25%25\% tttt.

Contoh Punnett Square: Dari Genotipe ke Fenotipe

Sekarang tambahkan syarat yang belum disebutkan: misalkan TT dominan terhadap tt.

Dalam kondisi itu, TTTT dan TtTt sama-sama menunjukkan fenotipe dominan, sedangkan hanya tttt yang menunjukkan fenotipe resesif. Ini menghasilkan rasio fenotipe:

3:13 : 1

Inilah hasil klasik 3:13:1, tetapi hanya berlaku pada dominansi penuh. Jika sifat tersebut mengikuti dominansi tidak sempurna atau kodominansi, Anda tidak dapat mengelompokkan TTTT dan TtTt dengan cara yang sama.

Apa yang Tidak Ditunjukkan oleh Punnett Square

Punnett square memberikan probabilitas yang diharapkan berdasarkan suatu model. Rasio fenotipe 3:13:1 tidak berarti setiap keluarga dengan empat keturunan pasti memiliki tepat tiga sifat dominan dan satu sifat resesif.

Punnett square juga tidak membuktikan bahwa suatu sifat nyata dikendalikan oleh satu gen. Banyak sifat melibatkan banyak gen, pautan gen, kodominansi, dominansi tidak sempurna, atau pengaruh lingkungan, sehingga tabel dasar bisa terlalu sederhana.

Kesalahan Umum dalam Punnett Square

Mencampuradukkan genotipe dan fenotipe

TtTt dan TTTT dapat memiliki fenotipe yang sama pada dominansi penuh, tetapi keduanya adalah genotipe yang berbeda.

Menganggap ada dominansi tanpa diberi tahu

Jangan mengubah genotipe menjadi rasio fenotipe kecuali hubungan antarelel dinyatakan atau sudah jelas ditetapkan dalam soal.

Menganggap rasio sebagai hasil yang pasti

Probabilitas menggambarkan pola yang diharapkan, bukan hasil tetap dalam satu keluarga.

Menggunakan metode ini saat modelnya tidak sesuai

Jika sifat melibatkan lebih dari satu gen atau pola non-Mendel, Punnett square satu gen yang sederhana dapat menghasilkan jawaban yang menyesatkan.

Kapan Punnett Square Paling Berguna

Punnett square paling berguna dalam genetika dasar untuk persilangan satu gen ketika genotipe induk diketahui atau dapat disimpulkan. Metode ini cocok untuk soal pewarisan Mendel dasar dan untuk memeriksa rasio genotipe serta fenotipe langkah demi langkah.

Punnett square juga membantu Anda memeriksa alur berpikir. Jika Anda dapat menuliskan gamet dengan benar dan mengisi tabel dengan teliti, sebagian besar soal genetika sederhana akan menjadi jauh lebih mudah diselesaikan.

Coba Soal Genetika Serupa

Cobalah persilangan serupa dengan Tt×ttTt \times tt. Pertama, tentukan rasio genotipenya. Lalu ubah menjadi rasio fenotipe hanya jika soal menyatakan bahwa TT dominan. Perubahan kecil itu adalah uji yang baik untuk melihat apakah metode ini benar-benar sudah dipahami.

Butuh bantuan mengerjakan soal?

Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.

Buka GPAI Solver →