Panel surya mengubah cahaya matahari menjadi listrik melalui efek fotovoltaik. Cahaya mencapai sel semikonduktor, sel memisahkan muatan, dan rangkaian yang terhubung memungkinkan muatan itu melakukan kerja listrik yang berguna.

Efisiensi panel surya memberi tahu seberapa besar bagian cahaya matahari yang tiba di panel berubah menjadi daya listrik. Dalam simbol, gagasan itu adalah η=Pout/Pin\eta = P_{out}/P_{in}, tetapi angka ini hanya bermakna jika kondisinya dinyatakan dengan jelas.

Cara Panel Surya Menghasilkan Listrik

Sebuah panel surya tersusun dari banyak sel surya. Setiap sel adalah perangkat semikonduktor dengan sambungan yang menciptakan medan listrik internal.

Ketika cahaya diserap di dalam sel, cahaya itu dapat menghasilkan pembawa muatan yang bergerak. Medan internal membantu memisahkan muatan-muatan itu sebelum bergabung kembali, sehingga timbul tegangan pada sel.

Jika sel dihubungkan dalam suatu rangkaian, arus dapat mengalir melalui beban eksternal. Itulah keluaran yang berguna. Panel tidak menyimpan cahaya matahari di dalam dirinya. Panel mengubah sebagian daya cahaya yang datang menjadi daya listrik selama cahaya tersedia.

Hal ini berkaitan dengan fakta bahwa cahaya datang dalam bentuk foton, tetapi sel surya tidak dimodelkan dengan cara yang sama seperti soal efek fotolistrik logam yang paling sederhana. Pada panel surya, struktur pita semikonduktor dan desain sambungan sangat penting.

Apa Arti Efisiensi Panel Surya

Efisiensi panel adalah perbandingan

efficiency=electrical power outsolar power in\text{efficiency} = \frac{\text{electrical power out}}{\text{solar power in}}

Jika cahaya matahari yang datang ke permukaan panel adalah PinP_{in} dan panel menghasilkan daya listrik PoutP_{out}, maka

η=PoutPin\eta = \frac{P_{out}}{P_{in}}

dan secara ekuivalen

Pout=ηPinP_{out} = \eta P_{in}

Untuk mencari PinP_{in} dari kondisi cahaya matahari, model awal yang umum adalah

Pin=IAP_{in} = IA

dengan II adalah irradiansi surya dalam W/m2\mathrm{W/m^2} dan AA adalah luas panel.

Gunakan model itu hanya jika II adalah irradiansi pada permukaan panel dalam kondisi yang dimaksud. Jika nilai cahaya matahari diukur untuk orientasi yang berbeda, atau jika bayangan dan suhu berubah, keluaran sebenarnya juga akan berubah.

Produsen biasanya melaporkan efisiensi pada kondisi uji standar. Efisiensi nyata di luar ruangan sering kali lebih rendah karena panel yang lebih panas dan kondisi yang tidak ideal menurunkan kinerja.

Contoh Soal: Memperkirakan Daya Panel Surya

Misalkan sebuah panel memiliki luas A=1.6 m2A = 1.6\ \mathrm{m^2}. Irradiansi pada permukaan panel adalah I=1000 W/m2I = 1000\ \mathrm{W/m^2}, dan panel bekerja dengan efisiensi η=0.20\eta = 0.20 pada kondisi tersebut.

Pertama, cari daya surya yang masuk:

Pin=IA=(1000)(1.6)=1600 WP_{in} = IA = (1000)(1.6) = 1600\ \mathrm{W}

Sekarang terapkan efisiensinya:

Pout=ηPin=(0.20)(1600)=320 WP_{out} = \eta P_{in} = (0.20)(1600) = 320\ \mathrm{W}

Jadi panel menghasilkan sekitar 320 W320\ \mathrm{W} daya listrik pada kondisi yang telah dinyatakan itu.

Contoh ini menunjukkan gagasan utamanya dengan jelas:

  • lebih banyak cahaya matahari per meter persegi memberi keluaran yang mungkin lebih besar
  • luas panel yang lebih besar memberi keluaran yang mungkin lebih besar
  • efisiensi yang lebih tinggi memberi daya listrik lebih besar dari cahaya matahari masuk yang sama

Hubungan-hubungan itu hanya berlaku jika kondisi operasinya dapat dibandingkan.

Mengapa Efisiensi Panel Surya Kurang dari 100%

Tidak semua cahaya matahari yang masuk berubah menjadi keluaran listrik yang berguna. Sebagian cahaya dipantulkan, sebagian mungkin tidak diserap secara efektif, dan sebagian energi yang diserap berubah menjadi panas, bukan kerja listrik yang berguna. Sel dan rangkaian nyata juga memiliki rugi-rugi resistif dan rugi praktis lainnya.

Rinciannya bergantung pada material dan desain, tetapi gagasan besarnya sederhana: panel surya adalah perangkat konversi energi dengan rugi-rugi yang tidak dapat dihindari, bukan pengumpul yang sempurna.

Kesalahan Umum tentang Energi Surya dan Efisiensi

Mengatakan panel menyimpan cahaya matahari

Itu tidak benar. Panel fotovoltaik standar mengubah energi selama cahaya tersedia. Jika Anda ingin energi pada malam hari, biasanya diperlukan penyimpanan di tempat lain, seperti baterai.

Menganggap efisiensi panel sebagai angka tetap dalam setiap situasi

Efisiensi bergantung pada kondisi. Nilai tertera biasanya terkait dengan kondisi uji tertentu, dan kinerja nyata di luar ruangan bisa berbeda.

Menggunakan Pin=IAP_{in} = IA tanpa memeriksa arti II

Rumus itu berlaku ketika II adalah irradiansi pada permukaan panel. Jika nilai cahaya matahari yang diberikan mengacu pada orientasi lain atau kondisi rata-rata tertentu, Anda tidak bisa langsung memasukkannya ke rumus tanpa memikirkan geometri dan susunannya.

Menganggap cahaya matahari yang lebih kuat menjamin persentase efisiensi yang sama

Keluaran daya biasanya meningkat ketika lebih banyak cahaya matahari mencapai panel, tetapi efisiensi tetap bisa berubah karena suhu dan kondisi operasi.

Mencampuradukkan energi surya dan energi surya termal

Panel fotovoltaik menghasilkan listrik langsung dari cahaya dalam perangkat semikonduktor. Sistem surya termal terutama menggunakan cahaya matahari untuk memanaskan fluida atau permukaan.

Mengira panel surya bekerja dengan cara yang sama seperti persamaan efek fotolistrik yang paling sederhana

Gagasannya memang berkaitan melalui cahaya dan energi elektron, tetapi sel surya biasanya dijelaskan dengan pita semikonduktor, pemisahan muatan, dan perilaku sambungan, bukan hanya persamaan dasar fungsi kerja logam.

Di Mana Energi Surya Digunakan

Panel surya digunakan di atap rumah, satelit, kalkulator, sensor jarak jauh, ladang surya, dan sistem listrik off-grid. Panel ini sangat berguna ketika pembangkitan listrik modular penting dan cahaya matahari tersedia.

Dalam fisika, energi surya adalah contoh yang jelas dari konversi energi. Dalam teknik, ini juga menjadi persoalan sistem yang melibatkan orientasi, cuaca, penyimpanan, elektronika daya, dan jaringan listrik.

Coba Kasus Serupa

Cobalah versi Anda sendiri dengan mengubah satu kondisi pada satu waktu. Pertahankan luas pada 1.6 m21.6\ \mathrm{m^2} dan ubah irradiansi menjadi 800 W/m2800\ \mathrm{W/m^2}, atau pertahankan cahaya matahari tetap dan ubah efisiensi menjadi 0.180.18. Jika Anda ingin memeriksa susunan Anda pada kasus lain, coba soal daya surya serupa di GPAI Solver.

Butuh bantuan mengerjakan soal?

Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.

Buka GPAI Solver →