Jika kamu mencari rumus fisika SMA yang paling sering dipakai, mulai dari daftar inti ini:
- Gerak rata-rata:
- GLBB dengan percepatan konstan: ,
- Resultan gaya:
- Energi dasar: ,
- Listrik sederhana: ,
Daftar ini memang sering keluar di kelas 10, 11, dan 12, tetapi rumus fisika SMA tidak boleh dipakai seperti kartu hafalan. Kuncinya adalah melihat kondisi soal lebih dulu, karena satu rumus bisa benar di satu situasi dan salah di situasi lain.
Apa arti rumus fisika SMA
Rumus fisika SMA adalah cara singkat untuk menulis hubungan antarbesaran fisika seperti jarak, waktu, gaya, energi, tekanan, dan arus listrik. Rumus membantu kita melihat pola, lalu menghitung besaran yang belum diketahui dari data yang sudah ada.
Yang perlu dipahami bukan hanya bentuk simbolnya, tetapi juga syarat berlakunya. Misalnya, hanya cocok jika percepatan konstan. Jika percepatannya berubah terhadap waktu, kamu perlu model yang berbeda.
Ringkasan rumus fisika SMA yang paling sering dipakai
Rumus gerak
Untuk kelajuan rata-rata:
Untuk gerak lurus berubah beraturan dengan percepatan konstan:
Rumus gaya dan energi
Untuk resultan gaya pada massa yang dianggap konstan:
Untuk energi kinetik:
Untuk energi potensial gravitasi dekat permukaan Bumi:
Untuk usaha oleh gaya konstan yang searah perpindahan:
Rumus fluida, kalor, dan listrik
Massa jenis:
Tekanan:
Kalor tanpa perubahan wujud:
Hukum Ohm pada komponen ohmik dalam kondisi yang sesuai:
Daya listrik:
Daftar ini cukup untuk orientasi awal. Saat masuk ke soal, kamu tetap harus membaca apa yang diketahui, apa yang ditanya, dan kondisi apa yang sedang berlaku.
Cara memilih rumus yang tepat
Mulailah dari besaran yang diketahui dan besaran yang ditanya. Jika soal memberi , , dan , kamu kemungkinan sedang berada di topik kinematika. Jika yang diberikan massa dan resultan gaya, topiknya lebih dekat ke dinamika. Jika yang diketahui tegangan dan hambatan, kamu sedang bergerak ke listrik dasar.
Pertanyaan paling membantu biasanya sederhana: "Hubungan apa yang sedang dijelaskan soal ini?" Cara berpikir ini lebih aman daripada langsung mencari rumus yang terasa familier.
Contoh GLBB yang langsung bisa diikuti
Sebuah mobil mula-mula diam lalu bergerak dengan percepatan tetap m/s selama s. Tentukan kecepatan akhir dan jarak yang ditempuh.
Karena percepatannya tetap, kita boleh memakai dua rumus GLBB:
Diketahui , , dan .
Kecepatan akhir:
Jadi kecepatan akhirnya m/s.
Jarak yang ditempuh:
Jadi jaraknya m.
Contoh ini menunjukkan alasan mengapa syarat rumus penting. Data yang sama bisa dipakai untuk mencari lebih dari satu besaran, tetapi hanya karena kondisi "percepatan tetap" memang terpenuhi.
Kesalahan umum saat memakai rumus fisika
Memakai rumus tanpa mengecek syarat
biasanya dipakai dekat permukaan Bumi. dipakai saat tidak ada perubahan wujud. dipakai saat percepatan konstan. Jika syarat ini dilewati, jawaban bisa salah walaupun langkah hitungnya rapi.
Mencampur satuan
Waktu dalam menit tidak boleh langsung dicampur dengan percepatan dalam m/s. Samakan dulu satuannya, idealnya ke satuan SI.
Salah membedakan besaran
Kelajuan tidak sama dengan kecepatan, dan jarak tidak selalu sama dengan perpindahan. Di beberapa soal sederhana angkanya bisa mirip, tetapi makna fisiknya berbeda.
Menghafal bentuk tanpa paham artinya
Pada , tekanan membesar jika gaya diperbesar atau luas bidang diperkecil. Jika hubungan ini tidak terasa masuk akal, rumus akan mudah tertukar saat soal dimodifikasi.
Kapan rumus fisika SMA dipakai
Rumus-rumus ini dipakai di hampir semua bab inti fisika SMA: gerak kendaraan, benda jatuh, gaya pada bidang datar, energi mekanik, tekanan zat cair, kalor, dan rangkaian listrik sederhana. Karena itu, kegunaannya bukan hanya untuk ujian, tetapi juga untuk melatih cara berpikir kuantitatif tentang kejadian sehari-hari.
Jika kamu sudah bisa mengenali kondisi soal, memilih rumus yang sesuai, dan mengecek apakah hasil akhirnya masuk akal, kamu sudah memakai rumus fisika dengan cara yang benar.
Coba versi sendiri
Ubah contoh GLBB di atas dengan percepatan m/s atau waktu s, lalu hitung lagi tanpa melihat langkah sebelumnya. Jika kamu ingin mencoba soal serupa dengan angka berbeda, coba versi sendiri di GPAI Solver sebagai latihan lanjutan.
Butuh bantuan mengerjakan soal?
Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.
Buka GPAI Solver →