Gaya dan gerak terhubung oleh satu gagasan: gerak hanya berubah ketika ada gaya luar resultan yang tidak nol. Jika gaya luar resultan pada suatu benda nol, kecepatannya tetap konstan. Jika gaya luar resultan tidak nol, benda mengalami percepatan.
Inilah inti praktis dari hukum Newton. Ini menjelaskan mengapa gaya-gaya yang seimbang tidak otomatis berarti "tidak bergerak" dan mengapa gaya-gaya yang tidak seimbang mengubah kelajuan, arah, atau keduanya.
Apa arti gaya dan gerak dalam fisika
Gaya adalah dorongan atau tarikan. Dalam mekanika, gaya adalah besaran vektor, jadi arah itu penting.
Gerak menjelaskan bagaimana posisi suatu benda berubah terhadap waktu. Jika kecepatan berubah besar atau arahnya, benda tersebut mengalami percepatan.
Kata yang paling penting adalah resultan. Satu gaya saja tidak menceritakan keseluruhan keadaan. Yang penting adalah jumlah vektor dari semua gaya luar yang bekerja pada benda.
Bagaimana hukum Newton menghubungkan gaya dan gerak
Hukum pertama Newton menyatakan bahwa jika gaya luar resultan nol, kecepatan tetap konstan. Ini mencakup dua keadaan: tetap diam dan bergerak lurus dengan kelajuan tetap.
Hukum kedua Newton menyatakan bahwa gaya luar resultan mengubah gerak. Dalam kasus umum bermassa konstan yang digunakan dalam fisika dasar,
Jadi gaya resultan yang lebih besar menghasilkan percepatan yang lebih besar, dan massa yang lebih besar menghasilkan percepatan yang lebih kecil untuk gaya resultan yang sama.
Hukum ketiga Newton menyatakan bahwa gaya antara dua benda yang saling berinteraksi selalu muncul berpasangan, sama besar dan berlawanan arah. Jika Anda mendorong sebuah kotak, kotak itu mendorong balik Anda dengan gaya yang sama besar ke arah berlawanan. Kedua gaya itu bekerja pada benda yang berbeda, jadi keduanya tidak saling meniadakan pada kotak.
Contoh soal: sebuah kotak didorong melintasi lantai
Misalkan sebuah kotak bermassa didorong ke kanan dengan gaya . Gaya gesek bekerja ke kiri sebesar .
Gaya resultan horizontalnya adalah
ke kanan.
Sekarang gunakan hukum kedua Newton:
Jadi kotak mengalami percepatan sebesar ke kanan.
Mengapa contoh ini penting:
- Kotak tidak merespons dorongan saja. Kotak merespons gaya resultan.
- Jika gaya gesek meningkat menjadi , gaya resultannya akan nol.
- Dengan gaya resultan nol, kotak akan memiliki percepatan nol. Artinya, kotak akan tetap diam atau terus bergerak dengan kecepatan konstan, tergantung keadaannya saat itu.
Kesalahan umum tentang gaya dan gerak
Mengira gaya diperlukan untuk gerak itu sendiri
Gaya resultan tak nol diperlukan untuk mengubah kecepatan, bukan untuk mempertahankan kecepatan konstan. Gerak konstan dan gaya resultan nol bisa terjadi bersamaan.
Melihat satu gaya saja, bukan gaya resultan
Sebuah benda bisa mengalami gaya-gaya besar dan tetap memiliki percepatan nol jika gaya-gaya itu saling menyeimbangkan.
Mengatakan aksi dan reaksi saling meniadakan pada satu benda
Pasangan gaya hukum ketiga bekerja pada benda yang berbeda. Dorongan tangan Anda pada kotak dan dorongan kotak pada tangan Anda bukan dua gaya yang bekerja pada kotak.
Menggunakan tanpa memperhatikan syaratnya
Bentuk sederhana adalah model standar untuk massa konstan. Itu adalah model yang tepat untuk sebagian besar soal mekanika dasar, tetapi tetap merupakan model dengan syarat tertentu.
Kapan Anda menggunakan gagasan ini
Gaya dan gerak muncul dalam hampir setiap soal mekanika: mobil yang dipercepat, lift yang mulai bergerak dan berhenti, atlet yang menolak tanah, benda yang meluncur dengan gesekan, dan satelit yang berubah arah karena gravitasi.
Kerangka yang sama juga digunakan insinyur saat mulai menganalisis beban, tumpuan, pengereman, dan kestabilan. Setelah Anda bisa membedakan gaya-gaya individual dari gaya resultan, banyak soal menjadi jauh lebih mudah dipahami.
Daftar periksa singkat untuk menyelesaikan soal
Saat Anda melihat soal tentang gaya dan gerak, tanyakan:
- Benda tunggal apa yang sedang saya analisis?
- Gaya luar apa saja yang bekerja padanya?
- Apakah gaya-gaya itu seimbang, atau ada gaya resultan yang tidak nol?
Daftar periksa singkat itu biasanya memberi tahu Anda apakah benda akan mempertahankan kecepatan konstan atau mengalami percepatan.
Coba soal gaya dan gerak yang serupa
Ubah contoh kotak dengan memperbesar gaya gesek, mengurangi massa, atau membalik arah dorongan, lalu prediksi geraknya sebelum menghitung. Jika Anda ingin mencoba versi Anda sendiri dengan angka yang berbeda, jelajahi kasus gaya dan gerak serupa dengan GPAI Solver.
Butuh bantuan mengerjakan soal?
Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.
Buka GPAI Solver →