Operasi matriks adalah aturan untuk menjumlahkan, mengurangkan, atau mengalikan matriks. Kunci utamanya sederhana: operasi hanya boleh dilakukan jika ukuran matriksnya memenuhi syarat.

Untuk penjumlahan dan pengurangan, dua matriks harus berukuran sama. Untuk perkalian matriks, jumlah kolom pada matriks pertama harus sama dengan jumlah baris pada matriks kedua. Jika syarat ini gagal, operasinya tidak terdefinisi.

Operasi Matriks Itu Apa

Matriks adalah susunan bilangan dalam baris dan kolom. Karena susunannya teratur, cara menghitungnya juga mengikuti aturan yang tegas.

Empat operasi dasar yang paling sering muncul adalah:

  1. Penjumlahan matriks.
  2. Pengurangan matriks.
  3. Perkalian skalar, yaitu mengalikan setiap entri dengan satu bilangan.
  4. Perkalian matriks.

Penjumlahan dan pengurangan bekerja entri demi entri pada posisi yang sama. Perkalian matriks berbeda karena setiap entri hasil diperoleh dari kombinasi satu baris dan satu kolom.

Syarat Valid Operasi Matriks

Kalau AA dan BB berukuran sama, misalnya keduanya 2×22 \times 2, maka A+BA + B dan ABA - B terdefinisi.

Kalau AA berukuran m×nm \times n dan BB berukuran n×pn \times p, maka ABAB terdefinisi dan hasilnya berukuran m×pm \times p.

(m×n)(n×p)m×p(m \times n)(n \times p) \to m \times p

Ini adalah pemeriksaan tercepat sebelum mulai menghitung. Banyak kesalahan bukan muncul dari aritmetika, tetapi dari ukuran matriks yang tidak dicek sejak awal.

Contoh Perkalian Matriks Langkah demi Langkah

Ambil

A=[1234],B=[2015]A = \begin{bmatrix} 1 & 2 \\ 3 & 4 \end{bmatrix}, \quad B = \begin{bmatrix} 2 & 0 \\ 1 & 5 \end{bmatrix}

Kedua matriks berukuran 2×22 \times 2, jadi ABAB valid dan hasilnya juga 2×22 \times 2.

Setiap entri pada ABAB diperoleh dari dot product, yaitu hasil kali berpasangan antara satu baris di AA dan satu kolom di BB:

AB=[12+2110+2532+4130+45]AB = \begin{bmatrix} 1 \cdot 2 + 2 \cdot 1 & 1 \cdot 0 + 2 \cdot 5 \\ 3 \cdot 2 + 4 \cdot 1 & 3 \cdot 0 + 4 \cdot 5 \end{bmatrix}

Maka

AB=[4101020]AB = \begin{bmatrix} 4 & 10 \\ 10 & 20 \end{bmatrix}

Entri kiri atas bukan hanya 121 \cdot 2, tetapi 12+211 \cdot 2 + 2 \cdot 1. Itu yang membuat perkalian matriks berbeda dari operasi entri demi entri.

Kalau kamu hanya mengalikan entri yang seposisi, itu bukan perkalian matriks standar.

Penjumlahan dan Pengurangan Matriks

Untuk dua operasi ini, aturannya lebih langsung. Jika

A=[1234],B=[2015]A = \begin{bmatrix} 1 & 2 \\ 3 & 4 \end{bmatrix}, \quad B = \begin{bmatrix} 2 & 0 \\ 1 & 5 \end{bmatrix}

maka

A+B=[3249]A + B = \begin{bmatrix} 3 & 2 \\ 4 & 9 \end{bmatrix}

dan

AB=[1221]A - B = \begin{bmatrix} -1 & 2 \\ 2 & -1 \end{bmatrix}

Yang dijumlahkan atau dikurangkan hanya entri pada posisi yang sama. Karena itu, ukuran kedua matriks harus sama.

Kesalahan Umum dalam Operasi Matriks

Menjumlahkan matriks yang ukurannya berbeda

Matriks 2×22 \times 2 tidak bisa langsung dijumlahkan dengan matriks 2×32 \times 3. Operasi itu tidak valid.

Mengira perkalian matriks dilakukan entri demi entri

Ini kesalahan paling umum. Perkalian matriks standar memakai pola baris-kolom, bukan mengalikan posisi yang sama.

Menganggap AB=BAAB = BA

Pada matriks, urutan sangat penting. Kadang ABAB dan BABA sama-sama terdefinisi tetapi hasilnya berbeda. Kadang hanya salah satunya yang terdefinisi.

Lupa memeriksa ukuran hasil

Jika AA berukuran 2×32 \times 3 dan BB berukuran 3×43 \times 4, maka hasil ABAB harus berukuran 2×42 \times 4. Kalau ukuran akhir tidak cocok, biasanya ada langkah yang salah.

Kapan Operasi Matriks Digunakan

Operasi matriks dipakai saat menyelesaikan sistem persamaan linear, memodelkan transformasi geometri, mengolah data, dan mempelajari aljabar linear. Di sekolah, konsep ini biasanya menjadi dasar sebelum masuk ke invers, determinan, atau transformasi.

Bagi siswa, manfaat paling praktis ada dua: tahu kapan sebuah operasi valid dan bisa mengecek apakah ukuran hasil akhirnya masuk akal.

Coba Soal Serupa Sendiri

Coba ganti salah satu entri pada matriks AA atau BB, lalu hitung lagi A+BA + B dan ABAB. Dari satu latihan ini, kamu bisa melihat bahwa penjumlahan berubah per posisi, sedangkan perkalian berubah mengikuti pasangan baris dan kolom.

Butuh bantuan mengerjakan soal?

Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.

Buka GPAI Solver →