Permutasi dan kombinasi sama-sama menghitung banyak cara memilih rr objek dari nn objek. Bedanya sederhana: permutasi dipakai saat urutan penting, sedangkan kombinasi dipakai saat urutan tidak penting.

Kalau tiga siswa dipilih sebagai juara 1, 2, dan 3, urutannya membedakan hasil sehingga itu permutasi. Kalau tiga siswa hanya dipilih menjadi satu tim, urutannya tidak mengubah hasil sehingga itu kombinasi.

Apa Itu Kombinatorika dan Apa Bedanya dengan Permutasi-Kombinasi

Kombinatorika membahas cara menghitung banyaknya kemungkinan secara sistematis. Fokusnya bukan langsung mencari peluang, tetapi menghitung berapa banyak susunan atau pilihan yang mungkin terjadi.

Pada level dasar, dua alat yang paling penting adalah permutasi dan kombinasi. Keduanya sama-sama memilih rr objek dari nn objek, tetapi berbeda pada satu hal kunci: apakah urutan ikut dihitung atau tidak.

Cara Cepat Menentukan: Urutan Penting atau Tidak

Gunakan permutasi jika menukar posisi menghasilkan hasil yang berbeda. Contohnya susunan kursi, kode urutan, atau penentuan juara 1 sampai 3.

Gunakan kombinasi jika menukar posisi tidak mengubah hasil. Contohnya memilih 3 anggota tim, memilih 2 buku untuk dibawa, atau memilih 5 siswa untuk mewakili kelas.

Pakai pertanyaan ini: "Kalau urutannya saya tukar, apakah hasilnya tetap sama?" Jika jawabannya tidak, gunakan permutasi. Jika tetap sama, gunakan kombinasi.

Rumus Permutasi dan Kombinasi Dasar

Rumus berikut berlaku untuk objek berbeda, dipilih tanpa pengulangan, dan dengan syarat nrn \ge r. Jika soalnya mengizinkan pengulangan, rumus dasar ini tidak selalu bisa dipakai.

Untuk permutasi:

P(n,r)=n!(nr)!P(n,r) = \frac{n!}{(n-r)!}

Untuk kombinasi:

C(n,r)=n!r!(nr)!C(n,r) = \frac{n!}{r!(n-r)!}

Tanda faktorial n!n! berarti hasil kali bilangan bulat dari nn sampai 11:

n!=n(n1)(n2)21n! = n(n-1)(n-2)\cdots 2 \cdot 1

Mengapa kombinasi dibagi r!r!? Karena satu kelompok yang sama bisa muncul dalam banyak urutan, padahal pada kombinasi semua urutan itu dihitung sebagai satu pilihan.

Intuisi yang Perlu Diingat

Permutasi biasanya menghasilkan angka yang lebih besar daripada kombinasi untuk nn dan rr yang sama, selama r>1r > 1. Alasannya sederhana: setiap kelompok yang sama bisa disusun dalam beberapa urutan berbeda, dan permutasi menghitung semua urutan itu.

Sebaliknya, kombinasi hanya peduli siapa yang terpilih, bukan siapa yang berada di posisi pertama, kedua, atau ketiga.

Contoh Soal Permutasi dan Kombinasi yang Sama Datanya

Misalkan ada 88 finalis. Dengan data yang sama, kita bisa mendapatkan dua jawaban berbeda tergantung apa yang diminta soal.

Jika panitia ingin menentukan juara 1, juara 2, dan juara 3, urutan penting. Banyak caranya:

P(8,3)=8!(83)!=8!5!=876=336P(8,3) = \frac{8!}{(8-3)!} = \frac{8!}{5!} = 8 \cdot 7 \cdot 6 = 336

Sekarang ubah pertanyaannya. Dari 88 finalis itu, panitia hanya ingin memilih 33 siswa untuk tampil di acara sekolah. Tidak ada posisi juara, jadi urutan tidak penting. Banyak caranya:

C(8,3)=8!3!(83)!=8!3!5!=876321=56C(8,3) = \frac{8!}{3!(8-3)!} = \frac{8!}{3!5!} = \frac{8 \cdot 7 \cdot 6}{3 \cdot 2 \cdot 1} = 56

Perbedaan 336336 dan 5656 menunjukkan inti konsep ini. Pada kasus juara, tiga siswa yang sama bisa tersusun dalam beberapa urutan berbeda. Pada kasus memilih tim, semua urutan itu dianggap satu kelompok yang sama.

Kesalahan yang Sering Membuat Jawaban Salah

Kesalahan paling umum adalah langsung memilih rumus tanpa mengecek apakah urutan penting. Ini penyebab salah hitung yang paling sering.

Kesalahan berikutnya adalah lupa memeriksa apakah objek boleh dipilih lebih dari sekali. Jika pengulangan diizinkan, hasilnya bisa berbeda dan rumus dasar di atas belum tentu cocok.

Ada juga yang mengira permutasi dan kombinasi hanya beda simbol. Padahal, keduanya mewakili dua cara berpikir yang berbeda: susunan versus pilihan.

Kapan Permutasi dan Kombinasi Dipakai

Permutasi dan kombinasi dipakai dalam soal peluang, pengaturan tempat duduk, pembentukan tim, pemilihan pengurus, pengkodean, dan banyak soal yang meminta "banyak cara".

Dalam peluang, langkah pertama sering bukan menghitung nilainya dulu, tetapi menghitung jumlah kemungkinan yang relevan. Di situlah kombinatorika menjadi alat yang penting.

Coba Versi Anda Sendiri

Coba ambil satu soal dengan data yang sama, lalu ubah menjadi dua versi: versi "memilih tim" dan versi "menentukan urutan". Jika Anda bisa menjelaskan mengapa hasilnya berubah, berarti konsep permutasi dan kombinasi sudah mulai benar-benar klik.

Butuh bantuan mengerjakan soal?

Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.

Buka GPAI Solver →