Ikatan kimia menjelaskan bagaimana atom-atom tetap bersama dalam suatu zat. Dalam kimia dasar, tiga jenis utamanya adalah ikatan ion, kovalen, dan logam. Cara tercepat untuk membedakannya adalah dengan menanyakan apa yang terutama dilakukan elektron: apakah dipindahkan, dibagi bersama, atau terdelokalisasi di seluruh logam?
Atom berikatan ketika susunan yang terikat memiliki energi lebih rendah daripada atom-atom yang terpisah dalam kondisi yang sama. Gagasan ini lebih berguna daripada sekadar menghafal label, karena jenis ikatan sebenarnya adalah model perilaku elektron.
Jenis Utama Ikatan Kimia
Ikatan Ion
Ikatan ion adalah model utama ketika elektron cukup banyak dipindahkan sehingga terbentuk ion-ion bermuatan berlawanan. Dalam banyak contoh dasar, hal ini terjadi antara logam dan nonlogam.
Sebagai contoh, natrium dapat melepaskan satu elektron untuk membentuk , dan klorin dapat menerima satu elektron untuk membentuk . Gaya tarik antara muatan yang berlawanan itu membantu menjaga zat ionik tetap menyatu.
Ikatan Kovalen
Ikatan kovalen adalah model utama ketika atom-atom berbagi pasangan elektron. Ini biasanya terjadi antara nonlogam.
Air, , adalah contoh yang familiar. Atom-atomnya terhubung oleh ikatan kovalen, tetapi pembagian elektronnya tidak sepenuhnya sama, sehingga ikatannya bersifat kovalen polar dan bukan nonpolar sempurna.
Ikatan Logam
Ikatan logam menggambarkan ikatan dalam logam, ketika elektron valensi tidak terikat pada satu pasangan atom dengan cara yang sama seperti pada ikatan kovalen sederhana. Sebaliknya, elektron-elektron itu terdelokalisasi di banyak atom dalam struktur logam.
Ini membantu menjelaskan mengapa logam seperti tembaga dapat menghantarkan listrik dan sering kali dapat dibentuk tanpa pecah seperti banyak kristal ionik.
Cara Cepat Mengidentifikasi Jenis Ikatan
Gunakan pola-pola ini sebagai panduan awal, bukan hukum mutlak:
- logam + nonlogam sering menunjukkan ikatan ion
- nonlogam + nonlogam sering menunjukkan ikatan kovalen
- logam murni biasanya menunjukkan ikatan logam
Jalan pintas ini bekerja dengan baik dalam banyak kasus kimia dasar, tetapi bukan definisi lengkapnya. Ikatan nyata lebih tepat dipahami sebagai spektrum distribusi elektron daripada tiga kotak yang benar-benar terpisah.
Contoh Pembahasan: Mengapa Natrium Klorida Bersifat Ionik
Natrium klorida, , adalah contoh yang jelas dari ikatan ion. Natrium memiliki satu elektron valensi yang relatif mudah dilepaskan, dan klorin membutuhkan satu elektron lagi untuk melengkapi kulit terluarnya.
Setelah perpindahan itu, ion-ion yang dihasilkan dapat membentuk susunan berenergi lebih rendah daripada atom netral yang terpisah dalam kondisi yang tepat. Itulah alasan utama model ionik cocok digunakan di sini.
Dalam natrium klorida padat, tidak ada satu terisolasi yang berikatan dengan satu molekul terisolasi. Yang ada adalah kisi ionik berulang dengan banyak ion positif dan negatif yang saling tarik-menarik.
Ini juga menjelaskan beberapa sifat umum zat ionik: zat-zat ini sering membentuk kristal, sering memiliki titik leleh yang relatif tinggi, dan menghantarkan listrik ketika ion-ionnya bebas bergerak, seperti dalam lelehan atau dalam banyak larutan berair.
Kesalahan Umum Tentang Ikatan Kimia
Menganggap "Logam Plus Nonlogam" Sebagai Definisi
Itu adalah jalan pintas yang berguna, tetapi bukan definisi lengkap. Ikatan bergantung pada distribusi elektron dan struktur, bukan hanya label unsur.
Mengira Kovalen Berarti Pembagian Sama Rata
Kovalen berarti elektron dibagi bersama, tetapi pembagiannya bisa tidak merata. Pembagian yang tidak merata menghasilkan ikatan kovalen polar.
Menyebut Setiap Gaya Tarik Sebagai Ikatan Kimia
Tidak setiap gaya tarik termasuk salah satu jenis ikatan utama. Sebagai contoh, ikatan hidrogen biasanya diklasifikasikan sebagai gaya antarmolekul, bukan jenis ikatan utama yang sama seperti ikatan ion, kovalen, atau logam.
Menggunakan Aturan Oktet Seolah Tidak Pernah Gagal
Aturan oktet adalah model awal yang membantu untuk banyak kasus golongan utama, tetapi ada pengecualian dan aturan ini tidak boleh dianggap sebagai hukum universal.
Saat Jenis Ikatan Membantu Memprediksi Sifat
Mengetahui jenis ikatan membantu Anda memprediksi hal-hal penting tentang suatu zat:
- apakah suatu zat cenderung membentuk molekul atau kisi yang meluas
- apakah zat tersebut dapat menghantarkan listrik sebagai padatan, cairan, atau larutan
- apakah zat tersebut cenderung rapuh, lentur, atau mudah dibentuk
- apakah polaritas atau pembentukan ion akan berperan dalam reaksi dan kelarutan
Coba Satu Kasus Lagi
Coba versi Anda sendiri dengan , , atau tembaga. Ajukan pertanyaan yang sama setiap kali: apakah elektron terutama dipindahkan, dibagi dalam suatu molekul, atau terdelokalisasi di seluruh struktur logam? Jika ingin melangkah sedikit lebih jauh, pelajari keelektronegatifan berikutnya, karena konsep itu membantu menjelaskan mengapa pola ikatan yang berbeda menjadi lebih mungkin.
Butuh bantuan mengerjakan soal?
Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.
Buka GPAI Solver →