Perbedaan antara mitosis dan meiosis sederhana dalam kasus standar tingkat sekolah: mitosis menghasilkan dua sel dengan jumlah kromosom yang sama, sedangkan meiosis menghasilkan empat sel dengan setengah jumlah kromosom. Mitosis terutama digunakan untuk pertumbuhan dan perbaikan. Meiosis digunakan untuk membentuk gamet untuk reproduksi seksual.
Ringkasan itu bergantung pada satu kondisi: sel awal bersifat diploid, yang berarti memiliki dua set kromosom. Itulah susunan yang biasa digunakan dalam biologi pengantar, jadi itulah perbandingan yang tepat bagi sebagian besar siswa yang mencari "mitosis vs meiosis."
Mitosis Vs Meiosis Sekilas
| Fitur | Mitosis | Meiosis |
|---|---|---|
| Fungsi utama | Pertumbuhan, perbaikan, penggantian sel | Pembentukan gamet untuk reproduksi seksual |
| Jumlah pembelahan | 1 | 2 |
| Jumlah sel yang biasanya dihasilkan | 2 | 4 |
| Jumlah kromosom | Biasanya tetap sama | Biasanya berkurang setengah |
| Kemiripan genetik | Biasanya sangat mirip | Biasanya lebih bervariasi |
Apa yang Dilakukan Mitosis di Dalam Sel
Mitosis membantu organisme mempertahankan jaringan tubuh. Ketika sel kulit, sel pelapis usus, atau sel tubuh lainnya perlu diganti, sel baru biasanya harus memiliki jumlah kromosom yang sama dan petunjuk genetik umum yang sama seperti sel asal.
Dalam istilah pengantar yang luas, mitosis memisahkan kromatid saudara. Dalam kasus standar di buku teks, hal itu menghasilkan dua sel anak yang secara genetik sangat mirip dengan sel induk dan satu sama lain.
Apa yang Dilakukan Meiosis dalam Reproduksi
Meiosis terspesialisasi untuk membentuk gamet seperti sel sperma atau sel telur. Proses ini mencakup meiosis I dan meiosis II, jadi ada dua putaran pembelahan, bukan satu.
Perbedaan utamanya bukan hanya jumlah pembelahan. Pada meiosis I, kromosom homolog berpasangan lalu berpisah. Pindah silang juga dapat terjadi di antara kromosom homolog, yang membantu menciptakan variasi genetik. Meiosis II kemudian memisahkan kromatid saudara.
Itulah sebabnya meiosis biasanya tidak menghasilkan empat sel yang identik. Perannya bukan sekadar menyalin. Perannya adalah mengurangi jumlah kromosom dan membantu menghasilkan variasi untuk reproduksi seksual.
Contoh dengan Jumlah Kromosom Manusia
Sel tubuh manusia biasanya memiliki kromosom. Jika salah satu sel diploid itu membelah melalui mitosis, hasil yang biasa adalah:
Jika sel prekursor diploid memasuki meiosis, hasil yang biasa adalah:
Ini penting karena fertilisasi menggabungkan dua gamet haploid. Jika sel sperma dan sel telur tidak haploid, jumlah kromosom akan terus berlipat ganda dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Intuisi di Balik Perbedaannya
Anggap mitosis sebagai salin dan pertahankan. Sel menyalin DNA-nya dan menjaga jumlah kromosom tetap stabil.
Anggap meiosis sebagai acak dan kurangi. Sel mengocok ulang kromosom homolog dan mengurangi jumlah kromosom agar fertilisasi dapat memulihkan keadaan diploid.
Jalan pintas ini berguna, tetapi hanya jika kondisi yang tepat tetap diingat: ini sesuai dengan sel awal diploid standar yang digunakan dalam sebagian besar contoh biologi sekolah.
Kesalahan Umum tentang Mitosis dan Meiosis
Mengatakan meiosis menghasilkan salinan yang persis sama
Biasanya tidak. Karena kromosom homolog berpasangan, berpisah, dan dapat saling bertukar segmen, sel-sel hasilnya biasanya berbeda secara genetik.
Menganggap mitosis dan meiosis memisahkan struktur yang sama
Secara sederhana, mitosis terutama memisahkan kromatid saudara. Meiosis memisahkan kromosom homolog pada meiosis I dan kromatid saudara pada meiosis II.
Lupa bahwa jumlah kromosom bergantung pada sel awal
Aturan umum bahwa meiosis membagi dua jumlah kromosom mengasumsikan sel awal diploid. Jika konteks awal berubah, penjelasannya harus lebih hati-hati.
Menganggap mitosis berarti identik sempurna dalam setiap kasus nyata
Itu adalah ringkasan pembelajaran yang berguna, bukan jaminan bahwa mutasi atau kesalahan tidak akan pernah terjadi.
Kapan Mitosis dan Meiosis Digunakan
Mitosis digunakan dalam pertumbuhan, penyembuhan luka, pemeliharaan jaringan, dan reproduksi aseksual pada beberapa organisme.
Meiosis digunakan ketika organisme membentuk gamet untuk reproduksi seksual. Proses ini juga berhubungan langsung dengan pewarisan sifat, karena cara kromosom berpisah selama meiosis memengaruhi alel mana yang berakhir di setiap gamet.
Coba Soal Serupa tentang Jumlah Kromosom
Mulailah dengan sel diploid yang memiliki kromosom. Setelah mitosis, setiap sel anak biasanya akan memiliki kromosom. Setelah meiosis, setiap sel akhir biasanya akan memiliki .
Jika Anda ingin melangkah sedikit lebih jauh, cobalah versi Anda sendiri dengan jumlah awal yang berbeda dan jelaskan bukan hanya jawabannya, tetapi juga mengapa mitosis mempertahankan jumlah itu sedangkan meiosis menguranginya. Jika Anda ingin latihan lain, telusuri soal serupa tentang jumlah kromosom dan periksa apakah sel awal Anda diploid sebelum memutuskan apa yang akan dilakukan meiosis.
Butuh bantuan mengerjakan soal?
Unggah pertanyaanmu dan dapatkan solusi terverifikasi langkah demi langkah dalam hitungan detik.
Buka GPAI Solver →